October 17, 2026

TPS3R Karetan Banyuwangi Ditargetkan Beroperasi September 2026, Progres Hampir 41 Persen

0


News
TPS3R Karetan Banyuwangi Ditargetkan Beroperasi September 2026, Progres Hampir 41 Persen

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau progres pembangunan TPS3R Karetan yang ditargetkan beroperasi September 2026. (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, terus berjalan. Hingga akhir Februari 2026, progres fisiknya telah menyentuh angka 40,95 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan percepatan pengerjaan terus dilakukan agar fasilitas tersebut bisa segera difungsikan. Ia sempat meninjau langsung lokasi proyek pada 27 Februari 2026 lalu untuk memastikan progres berjalan sesuai rencana.

“Progresnya sudah 40,95 persen. Kami dorong agar September nanti sudah bisa beroperasi dan memberi manfaat,” ujar Ipuk.

TPS3R Karetan merupakan bagian dari program Banyuwangi Hijau yang digagas melalui kolaborasi dengan perusahaan asal Austria, Borealis, lewat Project STOP. Fasilitas ini dirancang untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, terutama sampah plastik, melalui proses pemilahan dan pengolahan.

Berdiri di atas lahan seluas 4,8 hektare, TPS3R ini diproyeksikan melayani 38 desa di enam kecamatan, yakni Bangorejo, Cluring, Pesanggaran, Purwoharjo, Siliragung, dan Tegaldlimo. Ke depan, cakupannya masih memungkinkan untuk diperluas ke wilayah sekitar.

Dengan kapasitas hingga 160 ton sampah per hari, fasilitas ini diperkirakan mampu menangani produksi sampah dari sekitar 362 ribu jiwa atau kurang lebih 100 ribu rumah tangga setiap harinya.

Ipuk berharap keberadaan TPS3R tersebut tak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Kapasitasnya besar, tentu akan menyerap tenaga kerja. Harapannya, warga sekitar bisa ikut merasakan dampaknya,” katanya.

Waste Operation Lead Banyuwangi Hijau, Yudi Wahyudi, menjelaskan saat ini pekerjaan difokuskan pada pembangunan hanggar, kantor, dan workshop setelah tahap cut and fill rampung.

“Target konstruksi selesai pada minggu kedua September 2026. Setelah itu akan kami serahkan ke pemda agar segera dioperasikan,” jelas Yudi.

TPS3R Karetan nantinya dilengkapi fasilitas pemilahan sampah daur ulang, pengolahan sampah organik, serta penanganan residu yang akan diproses lebih lanjut di luar lokasi.

Selain pembangunan TPS3R, program Banyuwangi Hijau juga memasuki fase ketiga dengan rencana pembangunan dua Stasiun Peralihan Antara (SPA) di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, dan Desa Setail, Kecamatan Genteng. Program ini mendapat dukungan dari Clean Rivers, organisasi nirlaba global berbasis di Uni Emirat Arab.

Masing-masing SPA dirancang memiliki kapasitas pengelolaan hingga 50 ton sampah per hari untuk mendukung sistem pengelolaan terpadu di wilayah Banyuwangi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *