Limbah Aspal Sisa Proyek Perbaikan Jalan Diduga Sengaja Dibuang ke Pantai Tuban
Irqam
– 14 March 2026 | 16:03 – Dibaca 276 kali
Pekerja diduga sengaja membuang material aspal sisa proyek perbaikan ruas Jalan RE Martadinata. (Foto: Irqam/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, TUBAN – Limbah aspal sisa pekerjaan perbaikan ruas Jalan RE Martadinata, Kabupaten Tuban, Jawa Timur diduga dibuang sembarangan di area pantai pada Sabtu (14/3/2026).
Material berwarna hitam itu menumpuk di bibir pantai, tepatnya di depan Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban dan memicu keluhan warga.
Pantauan di lokasi, material bekas proyek perbaikan jalan tersebut diduga dengan sengaja dibuang oleh beberapa pekerja.
Material limbah tersebut tampak dibiarkan saja membentuk gundukan besar ke bawah tanggul pembatas pantai.
Menanggapi hal tersebut, Staf Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur Siska Yufina mengatakan, pihaknya bakal menegur penanggung jawab proyek perbaikan ruas Jalan RE Martadinata.
Ia juga meminta kontraktor untuk segera membersihkan limbah aspal yang sudah terlanjur dibuang ke pantai.
“Kami sudah minta untuk segera dibersihkan kembali. Nanti saya kasih teguran mereka. PPK-nya juga marah-marah ini,” kata Siska kepada wartawan.
Siska menegaskan bahwa limbah bekas proyek, baik itu aspal atau material lainnya tidak boleh dibuang ke pantai. “Tidak boleh (limbah aspal dibuang ke pantai, Red). Harusnya di tempatkan sementara di bahu jalan. Setelah itu baru di bereskan atau dibersihkan,” katanya.
Sementara itu, penanggung jawab proyek perbaikan ruas Jalan RE Martadinata dari CV Pusaka Putra, Raditya Angga mengaku, para pekerja di lapangan tidak mengetahui bahwa membuang limbah aspal ke pantai dilarang.
“Teman-teman tidak arahan. Namanya juga pekerja di lapangan nggak mudeng (tidak tahu,Red,” ujarnya.
Terkait limbah aspal yang dibuang ke pantai. Angga mengatakan, pihaknya meminta maaf dan akan segera melakukan pembersihan.
“Ngapunten (maaf, Red). Nanti kita minta teman-teman untuk membersihkan kembali,” tandasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Irqam |
| Editor | : Mahrus Sholih |
