Puncak Arus Mudik Lebaran di Blora Diprediksi Terjadi 17-18 Maret
Team Work
– 13 March 2026 | 18:03 – Dibaca 182 kali
PT Kereta Api Indonesia (Persero). (Foto: Daop 4 Semarang KAI untuk Suara Indonesia)
BERITA PLUS, BLORA – Arus mudik Lebaran 2026 yang melintas di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diprediksi mulai meningkat dalam beberapa hari ke depan. Kendaraan yang masuk ke Blora diperkirakan didominasi dari jalur Pantura, khususnya dari arah Kabupaten Rembang.
Kasatlantas Polres Blora AKP Anggito Erry Kurniawan mengatakan peningkatan arus mudik diperkirakan mulai terjadi pada 13-15 Maret 2026, sedangkan puncak arus mudik diprediksi berlangsung pada 17-18 Maret 2026.
Meski demikian, hingga saat ini peningkatan volume kendaraan yang melintas di wilayah Blora masih belum terlihat signifikan.
“Untuk saat ini peningkatan arus mudik belum terlalu signifikan. Namun kendaraan yang masuk rata-rata berasal dari arah Pantura, terutama dari Rembang,” katanya.
Selain arus mudik, kepolisian juga memprediksi arus balik Lebaran akan terjadi dalam dua tahap. Arus balik pertama diperkirakan berlangsung pada 24 Maret 2026.
Sementara itu, puncak arus balik kedua diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026, menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah terkait penerapan Work From Anywhere (WFA) pada 27-28 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, aparat kepolisian bersama instansi terkait mulai menyiapkan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Kabupaten Blora.
Polisi menyiapkan lima pos pengamanan dan pelayanan selama masa pengamanan Lebaran. Tiga di antaranya merupakan pos pengamanan (Pospam) yang berada di Kecamatan Kunduran, Randublatung, dan Jepon.
Selain itu, satu pos pelayanan (Posyan) disiapkan di wilayah Cepu serta satu pos terpadu di Alun-Alun Blora.
Kasatlantas menambahkan, Kepolisian Daerah Jawa Tengah juga memperkenalkan inovasi layanan digital bernama Sipolan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi lalu lintas menjelang arus mudik.
Layanan dengan tagline “Gratis, Cepat, Mudah” tersebut dapat diakses melalui aplikasi WhatsApp di nomor 0877-110-110-10 atau dengan memindai kode QR yang telah disediakan.
SIPOLAN menyediakan empat fitur utama bagi pengguna jalan, yakni informasi jalur mudik secara real-time, rekayasa lalu lintas, jalur alternatif, serta bantuan kepolisian apabila masyarakat membutuhkan bantuan petugas di lapangan.
“Kami siap melayani dan memastikan perjalanan masyarakat aman serta nyaman,” kata Anggito.
Ia mengimbau masyarakat menyimpan nomor layanan tersebut sebagai langkah antisipasi selama perjalanan mudik.
“Dengan hadirnya Sipolan, diharapkan penumpukan kendaraan di titik rawan dapat diminimalisir melalui distribusi informasi lalu lintas yang cepat kepada para pengendara,” ujarnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Team Work |
| Editor | : Mahrus Sholih |
