Tol Fungsional Situbondo Barat Dibuka, Polisi Perkuat Pengamanan Mudik
Syamsuri
– 14 March 2026 | 15:03 – Dibaca 95 kali
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie didampingi Kasat Lantas, saat meninjau ruas tol demi mendukung kelancaran perjalanan pemudik. (Foto: Syamsuri/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, SITUBONDO – Arus mudik Lebaran tahun ini mendapat tambahan akses penting di jalur Pantura Timur. Ruas fungsional Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi), khususnya di exit tol Situbondo Barat yang berada di Desa Suboh, Kecamatan Suboh, resmi dibuka untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik mulai Sabtu (14/3/2026).
Pembukaan jalur bebas hambatan tersebut disertai dengan kesiapan aparat Kepolisian Resor Situbondo yang menyiagakan personel dan berbagai fasilitas pelayanan. Langkah guna memastikan arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah berlangsung aman dan tertib.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menjelaskan bahwa pengoperasian jalur tol secara fungsional ini merupakan langkah strategis untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan di jalur utama Pantura.
Menurutnya, ruas tol tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat selama masa operasional sementara yang direncanakan berlangsung selama 16 hari ke depan.
“Pengoperasian jalur fungsional ini merupakan bentuk komitmen bersama dengan para pemangku kepentingan untuk membantu mengurai kepadatan arus mudik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih lancar, aman, dan nyaman,” ujar Kapolres saat meninjau langsung operasional tol di wilayah Situbondo Barat.
Dalam masa uji coba ini, para pengguna jalan juga mendapatkan kemudahan berupa akses tol tanpa biaya hingga exit tol Paiton di KM 763 atau sepanjang kurang lebih 46 kilometer. Setelah melewati titik tersebut, pengguna jalan akan dikenakan tarif sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain fokus pada pengoperasian jalur, pihak kepolisian juga menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan pemudik. Di kawasan exit tol Situbondo Barat, Polres Situbondo mendirikan Pos Terpadu dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026 yang dilengkapi sejumlah layanan bagi masyarakat.
Salah satu inovasi pelayanan yang disiapkan adalah program Siber (Situbondo Benderang), hasil kolaborasi antara Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo dan SMKN 1 Situbondo.
Program ini menyediakan layanan penggantian bohlam lampu kendaraan secara gratis, khususnya bagi pemudik sepeda motor yang mengalami kendala penerangan saat berkendara pada malam hari.
Kapolres menegaskan bahwa inisiatif tersebut dihadirkan sebagai langkah preventif guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap dipicu oleh minimnya penerangan kendaraan.
“Kami ingin memastikan keselamatan pemudik tetap terjaga. Apabila ada pengendara yang lampu kendaraannya mati, khususnya pada malam hari, silakan mampir ke Pos Terpadu. Petugas akan membantu mengganti bohlam lampu secara gratis,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan para pengguna jalan tol untuk tetap mematuhi aturan keselamatan berkendara.
Ia menegaskan bahwa aktivitas berhenti di bahu jalan tol, termasuk untuk berswafoto atau membuat konten, sangat berbahaya dan tidak diperkenankan.
Pemudik yang merasa lelah atau mengantuk diimbau memanfaatkan rest area maupun Pos Terpadu yang telah disediakan sebagai tempat beristirahat.
Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa apabila terjadi penumpukan kendaraan di exit tol Situbondo Barat, arus kendaraan dari arah barat akan dialihkan lebih awal melalui exit tol Paiton. Adapun kepadatan di jalur arteri akan diurai dengan mengalihkan arus kendaraan melalui Simpang Tiga Buduan menuju jalur Arak-Arak Bondowoso.
Langkah tersebut dipersiapkan mengingat jarak exit tol Situbondo Barat yang relatif dekat dengan lampu lalu lintas di Simpang Tiga Buduan, yakni sekitar 800 meter, sehingga berpotensi menimbulkan antrean panjang kendaraan.
Selain itu, hingga saat ini lampu lalu lintas di persimpangan yang menghubungkan jalur arteri dengan exit tol tersebut masih mengalami kendala teknis. Untuk mengantisipasi situasi tersebut, petugas kepolisian bersama personel Patroli Jalan Raya (PJR) melakukan pengaturan lalu lintas secara manual.
“Koordinasi dengan pengelola tol sudah dilakukan terkait gangguan pada traffic light di persimpangan exit tol. Untuk sementara, pengaturan arus kami lakukan secara manual agar kelancaran lalu lintas tetap terjaga,” ujar Nanang.
Dengan berbagai langkah pengamanan dan pelayanan tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini di wilayah Situbondo dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Syamsuri |
| Editor | : Mahrus Sholih |
