Dukung Efisiensi BBM, Bupati Jember Tak Buka Open House di Pendopo
Bupati Jember, Muhammad Fawait, seusai salat id di pondok pesantrennya Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Sabtu (21/3/2026). (Foto: Diskominfo Jember)
BERITA PLUS, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di masa Bupati Muhammad Fawait tidak melakukan open house di Pendopo saat Idulfitri 1447 H/2026, yang sebelumnya biasa dilakukan saat Lebaran berlangsung.
Kebijakan itu diambil, sebagai bagian dari dukungannya terhadap upaya efisiensi BBM Presiden Prabowo, yang dikeluarkan mengingat tidak stabilnya harga minyak dunia akibat perang Iran vs Israel-AS.
“Sehingga, ketika harga minyak dunia ini naik drastis. Sementara harga BBM di Indonesia tidak dinaikkan, pasti akan menambah beban subsidi Pemerintah Pusat,” kata Gus Fawait, sapaan dia, Sabtu (21/3/2026).
Namun, Gus Fawait menegaskan, kebijakan tersebut diambil bukan lantaran stok BBM di ambang batas, melainkan perihal beban subsidi yang kemungkinan akan meningkat akibat naiknya harga minyak.
“Presiden sudah selayaknya untuk menganjurkan efisiensi kepada seluruh pihak di Indonesia. Tapi bukan berarti stoknya langka, tidak! Stok BBM kita masih aman,” jelas Gus Fawait.
Meski tak ada open house di Pendopo Wahyawibawagraha, Gus Fawait tetap menerima tamu, tetapi kali ini di Pondok Pesantrennya secara sederhana. “Sekali lagi, niat kita adalah untuk mendukung efisiensi yang dilakukan Pemerintah Pusat,” imbuhnya.
Tak hanya itu, ia bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember, tengah menyiapkan skema apabila ada perintah work from home (WFH) dari Pemerintah Pusat.
“Kita sudah punya pengalaman saat wabah Covid. Kalaupun harus ada WFH selama satu hari hingga dua hari dalam satu minggu, insyaallah tidak akan mengganggu pelayanan publik yang ada di Kabupaten Jember,” pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
