October 17, 2026

Diprediksi Terjadi 26-29 Maret, Banyuwangi Antisipasi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Ketapang

0


News
Diprediksi Terjadi 26-29 Maret, Banyuwangi Antisipasi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Ketapang

Arus balik pemudik mulai padati Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi untuk menyeberang ke Bali. (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Pergerakan arus balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mulai menunjukkan peningkatan. Sejak Senin (23/3/2026), kawasan pelabuhan terpantau semakin ramai, terutama oleh pemudik pengguna sepeda motor. Lonjakan tertinggi diprediksi berlangsung pada 26 hingga 29 Maret mendatang.

Mengantisipasi kepadatan, digelar rapat koordinasi di Posko ASDP Ketapang, Selasa (24/3/2026). Rakor tersebut dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan. Kegiatan ini juga terhubung secara daring dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Kamis (26/3/2026) hingga Minggu (29/3/2026). Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengimbau masyarakat tidak bepergian pada waktu bersamaan agar antrean tidak menumpuk di pelabuhan.

“Bagi pemudik bisa mengatur waktu perjalanan, dan terus memantau informasi agar tidak terjadi kepadatan. Apalagi pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Work Form Anywhere (WFA), yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi alternatif dalam memilih waktu perjalan,” kata Mujiono.

Dalam rapat tersebut, disiapkan sejumlah langkah mitigasi jika terjadi lonjakan kendaraan. Salah satunya penyediaan buffer zone atau kantong parkir yang tersebar di 16 titik sekitar pelabuhan.

“Ada 16 titik buffer zone yang disiapkan untuk menampung kendaraan jika terjadi kepadatan,” kata Kapolresta.

Selain itu, sejumlah lokasi difungsikan sebagai kantong parkir tambahan, di antaranya RTK Tanjungwangi, Terminal Sri Tanjung, SPBU Sri Tanjung, serta kawasan Grand Watu Dodol.

Upaya tersebut diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan menuju pelabuhan sekaligus menjaga kelancaran penyeberangan Jawa–Bali selama periode arus balik.

“Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, SAR, relawan, serta stakeholder terkait lainnya juga terus disiagakan,” tambah Kapolresta.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa pembelian tiket tidak lagi dilayani di area pelabuhan. 

“Pengguna jasa diwajibkan memesan tiket melalui platform digital Ferizy yang dapat diakses hingga H-60 sebelum keberangkatan,” ujarnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *