October 17, 2026

Pelajar di Blora Tewas Akibat Ledakan Petasan, Dua Temannya Luka Ringan

0



Team Work
– 25 March 2026 | 23:03 – Dibaca 0 kali

Peristiwa
Pelajar di Blora Tewas Akibat Ledakan Petasan, Dua Temannya Luka Ringan

Polisi olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan petasan di Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang menewaskan seorang pelajar dan dua temannya luka-luka. (Foto: Polres Blora untuk Suara Indonesia)

BERITA PLUS, BLORA – Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar berinisial MA (10), warga Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Korban meninggal dunia setelah terkena ledakan petasan berukuran besar di halaman rumahnya pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Mendapat laporan dari masyarakat, aparat kepolisian bersama Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Jiken AKP Sulbekti mengatakan, insiden bermula saat korban bersama seorang temannya menemukan sebuah petasan berdiameter sekitar 10 cm dengan panjang 15 cm di selokan bawah tower air pada Senin (23/3/2026). 
Petasan tersebut kemudian dibawa pulang dan disimpan di rumah korban.

“Keesokan harinya, korban mengajak dua rekannya, MAA (7) dan FA (9), untuk menyalakan petasan tersebut di halaman rumah,” ujarnya, pada Rabu (25/3/2026).

Saat sumbu petasan disulut menggunakan korek api, kedua rekannya sempat menjauh sekitar dua meter. Namun korban tetap berada di dekat petasan karena mengira benda tersebut tidak akan meledak.

Tak lama kemudian, petasan meledak dengan daya ledak cukup kuat dan mengenai tubuh korban.

“Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar di bagian dagu, dada sebelah kiri, dan kaki kanan. Penyebab utama kematian adalah kerusakan organ dalam di bagian dada akibat ledakan,” jelasnya.

Selain menewaskan korban, ledakan tersebut juga menyebabkan dua rekannya mengalami luka ringan di bagian kaki dan paha akibat percikan serta hempasan ledakan.

“Keduanya saat ini menjalani rawat jalan. Petugas juga telah mengamankan barang bukti berupa sisa-sisa kertas petasan dari lokasi kejadian,” imbuhnya.

Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya agar tidak bermain petasan berdaya ledak tinggi, guna mencegah kejadian serupa terulang. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Team Work
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *