October 16, 2026

DPRD Terima LKPJ 2025, Pertumbuhan Ekonomi Banyuwangi Tembus 5,65 Persen

0


News
DPRD Terima LKPJ 2025, Pertumbuhan Ekonomi Banyuwangi Tembus 5,65 Persen

Penandatanganan berita acara penyampaian LKPJ Bupati Banyuwangi Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD, Jumat (27/3/2026). (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuwangi akhir Tahun Anggaran 2025, Jumat (27/3/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Ruliyono didampingi Wakil Ketua Michael Edy Hariyanto, serta diikuti anggota dewan lintas fraksi. Hadir dalam forum tersebut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, serta jajaran kepala OPD dan forkopimda.

Dalam paparannya, Bupati Ipuk menegaskan kewajiban kepala daerah untuk menyampaikan laporan kinerja pemerintahan kepada DPRD setelah tahun anggaran berakhir.

“Sebagai kepala daerah, kami berkewajiban menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD melalui rapat paripurna ini,” ujar Ipuk.

Ia memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah yang mengacu pada RPJMD 2021–2026 dan RKPD 2025. Sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif sepanjang tahun lalu.

Ipuk menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi meningkat dari 74,30 pada 2024 menjadi 75,17 di tahun 2025. Angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 6,54 persen menjadi 6,13 persen.

“Capaian ini melampaui target yang telah ditetapkan, baik pada IPM maupun penurunan angka kemiskinan,” jelasnya.

Selain itu, ketimpangan pendapatan yang diukur melalui indeks gini turun menjadi 0,290 dari sebelumnya 0,312. Tingkat pengangguran terbuka juga berkurang dari 4,03 persen menjadi 3,94 persen.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan Banyuwangi pada 2025 mencapai 5,65 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,68 persen.

“Ini merupakan pertumbuhan tertinggi dalam lima tahun terakhir dan melampaui target yang ditetapkan,” kata Ipuk.

Pada sektor layanan dasar, indeks pendidikan mencapai 0,63, sementara indeks kesehatan berada di angka 0,84. Keduanya disebut telah melampaui target kinerja.

Sementara itu, sektor pariwisata juga menunjukkan peningkatan signifikan. Kunjungan wisatawan nusantara naik menjadi 3,50 juta orang, sedangkan wisatawan mancanegara mencapai 166,99 ribu kunjungan.

Dalam laporan tersebut, Ipuk juga memaparkan realisasi keuangan daerah. Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp3,6 triliun atau 102,54 persen dari target. Sementara belanja daerah terserap Rp3,621 triliun atau 91,21 persen.

Ia juga menyampaikan berbagai penghargaan yang diraih Banyuwangi sepanjang 2025, mulai dari predikat kabupaten terinovatif hingga penghargaan di bidang pariwisata dan tata kelola pemerintahan.

Menutup penyampaiannya, Ipuk mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program pembangunan.

“Kami menyadari masih banyak yang perlu dibenahi. Masukan dari DPRD akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *