October 16, 2026

Pemantauan Intensif Dilakukan di Sumur Bor yang Keluarkan Gas Mudah Terbakar Karduluk

0


News
Pemantauan Intensif Dilakukan di Sumur Bor yang Keluarkan Gas Mudah Terbakar Karduluk

Petugas memasang garis polisi di area sumur bor. (Foto: Humas Polres Sumenep)

BERITA PLUS, SUMENEP – Aparat kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintah setempat terus melakukan pemantauan intensif di lokasi sumur bor yang mengeluarkan gas mudah terbakar di Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Kamis (26/03/2026).

Langkah itu dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi bahaya, menyusul ditemukannya kandungan gas beraroma menyengat menyerupai belerang dari dalam sumur bor milik warga berinisial Zamroni (40). Hingga kini, area tersebut masih disterilkan dan aktivitas pengeboran dihentikan sementara.

Peristiwa tersebut bermula saat proses pengeboran yang dilakukan pekerja berinisial S mencapai kedalaman sekitar 20 meter. Ketika dilakukan pelebaran casing, tiba-tiba tercium bau gas yang cukup tajam dari dalam lubang bor.

Untuk memastikan sumber bau, pekerja sempat melakukan uji coba menggunakan korek api. Hasilnya, api sempat muncul dari dalam lubang paralon yang mengindikasikan adanya gas mudah terbakar. Menyadari kondisi berbahaya, lubang segera ditutup menggunakan kain basah hingga api berhasil dipadamkan.

Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Prenduan Iptu Mohammad Sudiono bersama anggota dan didampingi Danramil Pragaan Kapten Inf. Suwaefi langsung turun ke lokasi. Petugas kemudian memasang garis polisi dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area sumur bor.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, menegaskan bahwa pengamanan dan pemantauan akan terus dilakukan guna memastikan situasi tetap terkendali.

Ia menekankan, keberadaan gas mudah terbakar tersebut berpotensi memicu kebakaran bahkan ledakan apabila tidak ditangani secara tepat. Oleh karena itu, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian ini.

Hingga saat ini, aparat gabungan masih berjaga di lokasi dan melakukan pemantauan secara berkala. Situasi di sekitar sumur bor dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif, sembari menunggu langkah lanjutan dari instansi terkait.

“Kami telah mengamankan lokasi dan menghentikan sementara aktivitas pengeboran. Masyarakat kami imbau untuk tidak mendekat ke area tersebut guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sumenep untuk penanganan lebih lanjut,” tutupnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *