Mobil Tertabrak Kereta Api di Planjan Cilacap, 1 Orang Tewas
Kondisi mobil terguling dan rusak parah usai dihantam kereta api di perlintasan kereta di Desa Planjan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. (Foto: dok. Suara Indonesia)
BERITA PLUS, CILACAP – Kecelakaan tragis terjadi palang pintu kereta api di Desa Planjan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (29/3/2026) siang.
Sebuah mobil berwarna abu-abu tertabrak kereta api di perlintasan JPL 462, petak jalan Kasugihan-Lebeng. Akibat kejadian, pengendara mobil tewas di tempat.
Tak hanya menimbulkan korban jiwa dalam insiden maut tersebut, kondisi mobil korban bernomor polisi R 1752 QH ini, mengalami rusak parah usai dihantam Kereta Api (KA) Motis Selatan dengan nomor perjalanan PLB 7711.
Mobil jenis Nissan Grand Livina ini sempat terpental sejauh 15 meter hingga terguling. Kejadian tersebut, sempat menggegerkan warga sekitar.
Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.14 WIB.
Saat kejadian, petugas penjaga palang pintu tidak berada di lokasi. “Saat itu, perlintasan tidak dijaga,” ujar Galih, dilansir detikjateng.com.
Galih mengungkapkan sebelum kecelakaan terjadi, mobil yang dikendarai sopir inisial AU (45) warga Kesugihan Kidul, Kecamatan Kesugihan, melaju dari arah utara.
“Saat diperlintasan, mobil tertabrak kereta api dari arah timur,” kata Kasi Humas.
Adapun korban tewas ini akibat luka serius yang dialami. “Korban mengalami luka di bagian hidung dan kepala belakang,” beber Galih.
Sementara Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin mengaku prihatin atas insiden maut yang terjadi tersebut.
“Perlintasan JPL 462 perlintasan resmi dan dijaga secara swadaya oleh masyarakat setempat. Namun, saat kejadian, petugas penjaga tidak berada di lokasi,” ujarnya.
As’ad dalam kesempatannya mengingatkan kepada pengendara untuk selalu waspada saat melintasi perlintasan rel kereta api.
Hal tersebut untuk menghindari kejadian serupa terjadi “Berhenti sejenak, menoleh ke kanan dan ke kiri. Pastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang,” pungkas As’ad. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Mahrus Sholih |
