October 17, 2026

Kemasan Plastik Melonjak hingga 70 Persen, Pedagang Es di Banyuwangi Terjepit Biaya Produksi

0


News
Kemasan Plastik Melonjak hingga 70 Persen, Pedagang Es di Banyuwangi Terjepit Biaya Produksi

Pedagang es di Banyuwangi tertekan kenaikan harga kemasan plastik hingga dua kali lipat. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Lonjakan harga kemasan plastik hingga 70 persen mulai dirasakan langsung oleh pedagang minuman es di Banyuwangi. Mereka kini dihadapkan pada pilihan sulit antara menaikkan harga jual atau menekan keuntungan.

Kenaikan harga ini terutama berdampak pada pelaku usaha kecil yang bergantung pada kemasan sekali pakai untuk melayani pembeli.

Mariani (40), pedagang es kelapa muda di Jalan Kepiting, mengaku harga gelas plastik yang biasa ia beli kini melonjak tajam.

Dari sebelumnya Rp 11 ribu per slop, kini harga mencapai Rp 21 ribu per slop. Kenaikan terjadi bertahap dalam beberapa pekan terakhir.

“Awalnya naik ke Rp 13.500, lalu Rp 15 ribu, sekarang sudah Rp 21 ribu,” ujarnya.

Tak hanya gelas plastik, harga kantong kresek juga ikut terdongkrak. Dari semula Rp 6.300 kini menjadi Rp 9.700 per pack.

Menurut Mariani, kondisi ini cukup memberatkan karena mayoritas pembeli memilih membawa pulang minuman yang dibeli.

Sementara hanya sebagian kecil pelanggan yang menikmati minuman di tempat dengan menggunakan gelas kaca yang ia sediakan.

Meski biaya meningkat, Mariani masih memilih mempertahankan harga jual es kelapa muda di angka Rp 5 ribu per gelas.

Ia mengaku khawatir kehilangan pelanggan jika harga dinaikkan dalam waktu dekat.

Namun, jika harga kemasan plastik terus naik, ia mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian harga.

“Kalau terus naik, mungkin nanti terpaksa ikut naikkan harga,” katanya.

Berbeda dengan Mariani, Lucky, pemilik kedai es teh hijau di Kelurahan Sobo, sudah lebih dulu menaikkan harga jual.

Dari sebelumnya Rp 3 ribu, kini ia menjual minumannya Rp 3.500 per gelas untuk menutup kenaikan biaya kemasan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *