October 16, 2026

Bulog Perkuat Ketahanan Pangan, Serap Ribuan Ton Gabah Petani di Blora

0



Team Work
– 08 April 2026 | 17:04 – Dibaca 0 kali

News
Bulog Perkuat Ketahanan Pangan, Serap Ribuan Ton Gabah Petani di Blora

Salah seorang warga di Desa Genjahan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, saat menerima bantuan pangan dari Bulog. (Foto: Dok. Suara Indonesia)

BERITA PLUS, BLORA – Perum Bulog terus memperkuat cadangan pangan daerah melalui penyerapan gabah hasil panen petani di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Hingga saat ini, Bulog telah menyerap gabah kering panen (GKP) dari petani sebanyak 7.938 ton atau setara sekitar 4.060 ton beras.

Kepala Gudang Perum Bulog Blora, Agus Sukowihono, mengatakan penyerapan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil panen petani memiliki kepastian pasar sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

“Pembelian gabah dilakukan sesuai ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang saat ini ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Menurut dia, upaya penyerapan tersebut juga berdampak pada penguatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di wilayah Blora yang kini mencapai sekitar 8.200 ton.

Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mendukung kebutuhan penyaluran bantuan pangan serta menjaga stabilitas pasokan beras di daerah.
Selain beras, Bulog juga melakukan penguatan stok komoditas lain seperti jagung dalam Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Hingga Maret 2026, stok jagung di Blora tercatat mencapai sekitar 1.450 ton.

Agus menjelaskan, kebijakan harga pembelian jagung juga disesuaikan dengan standar kualitas, terutama kadar air.

Untuk jagung dengan kadar air maksimal 14 persen, harga pembelian ditetapkan sebesar Rp6.400 per kilogram termasuk pajak penghasilan (PPh). Sementara jagung dengan kadar air 18 hingga 20 persen dihargai sekitar Rp5.500 per kilogram di tempat pengolahan.

Ia menambahkan, Bulog terus berkoordinasi dengan petani, kelompok tani, serta mitra penggilingan guna memastikan proses penyerapan hasil panen berjalan optimal, terutama pada masa panen raya.

“Harapannya, hasil panen petani dapat terserap dengan baik sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah di wilayah Blora,” katanya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Team Work
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *