October 17, 2026

Pemkab Lamongan Jadi Tempat Belajar Penurunan Stunting

0



Irqam
– 10 April 2026 | 19:04 – Dibaca 0 kali

News
Pemkab Lamongan Jadi Tempat Belajar Penurunan Stunting

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menerima kunjungan Wakil Walikota Salatiga Nina Agustin. (Foto: Humas Pemkab Lamongan)

BERITA PLUS, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dinilai telah berhasil menerapkan berbagai kebijakan untuk menurunkan angka stunting secara drastis.

Hal itu terbukti setelah Pemkab Lamongan menerima kunjungan Pemkab Banjar dan Pemkot Salatiga dalam agenda kaji tiru pada Kamis (9/4/2026).

Diketahui, angka stunting di Lamongan turun secara drastis dari 27,5 persen di tahun 2022 menjadi 6,9 persen di tahun 2024.

Pelaksanaan kaji tiru ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lamongan di ruang kerjanya.

Dalam agenda tersebut, Pemkab Banjar di wakili oleh Wakil Bupati Said Idrus Al-Habsy. Sedangkan Pemkot Salatiga dipimpin oleh Wakil Walikota Nina Agustin.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lamongan yang akrab disapa Mas Dirham memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Di antaranya melalui pendampingan kader sekolah orang tua hebat (SOTH), gerakan 1-10-100, gerakan orang tua asuh cegah stunting, dapur sehat atasi stunting (Dashat), gerakan Ferrameg (FE Hari Rabu Megilan) dan Desa Model untuk Pencegahan Perkawinan Anak (Sadel Cepak).

“Tentu untuk keberhasilan program-program ini juga butuh kerjasama yang baik dari berbagai pihak, dengan pemerintah desa, dengan pengusaha juga yang bisa diajak sebagai salah satu orangtua asuh. Perlu terus dipantau dan dilakukan evaluasi, di mapping juga karena kadang bisa salah sasaran,” terang Mas Dirham.

Mas Dirham menyampaikan, dirinya sebagai salah satu orangtua asuh, masih terus mendapatkan laporan hasil perkembangan anak asuh stunting.

“Jadi ada laporannya, saya juga masih memperoleh laporan terkait penambahan atau pengurangan berat badan hingga tinggi badan anak asuh stunting saya,” ujarnya.

“Perlu komitmen bersama, semoga apa yang kami bagikan hari ini dapat menjadi best practices yang bisa pula dilaksanakan di wilayah Bapak/Ibu dan dapat berdampak pada penurunan angka stunting,” tambahnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Irqam
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *