Diduga Terlibat Pencurian BBM, Pertamina Pecat Dua Pegawai di Fuel Terminal Tuban
Irqam
– 13 April 2026 | 13:04 – Dibaca 0 kali
Puluhan AMT di Fuel Terminal Tuban memprotes pemecatan dua orang rekannya. (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, TUBAN – PT Pertamina mengambil langkah tegas dengan memecat dua pegawai yang diduga terlibat kasus pencurian atau fraud Bahan Bakar Minyak (BBM). Dua orang itu adalah Awak Mobil Tangki (AMT) di Fuel Terminal Tuban.
Berdasarkan hasil investigasi internal, kasus pencurian diketahui Pertamina Patra Niaga pada Jumat (10/4/2026) lalu. Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut sudah sesuai ketentuan yang berlaku di perusahaan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan bahwa selama ini pihak perusahaan selalu berkomitmen menjaga tata kelola yang baik dan tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran.
“Tindakan tegas akan diberikan kepada pihak yang terbukti melanggar ketentuan sesuai peraturan yang berlaku,” kata Ahad, Senin (13/4/2026).
Kendati demikian, keputusan tegas tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh sebagian pihak. Kondisi itu memicu aksi penolakan berupa aksi unjuk rasa hingga mogok kerja.
Menurut Ahad, kondisi itu tidak mengganggu distribusi BBM di wilayah Kabupaten Tuban. Hal itu berkat dukungan pengamanan dari TNI melalui Denbekang dan Kepolisian yang turut membantu operasional mobil tangki di lapangan. “Distribusi BBM di wilayah Kabupaten Tuban masih aman,” ujarnya.
Guna menjaga kepercayaan publik, Pertamina Patra Niaga memastikan akan terus konsisten mengambil langkah tegas terhadap setiap pelanggaran, termasuk pemberian sanksi hingga pemutusan hubungan kerja bagi pihak yang terbukti melanggar aturan.
Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak berwenang, dalam hal ini Polres Tuban. Namun terkait jumlah terlapor, inisial, serta modus operandi, Ahad menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Kanit Tipidek Polres Tuban, Ipda Febri Bachtiar Irawan, mengaku masih akan melakukan pengecekan terkait laporan tersebut karena dirinya baru menjabat sebagai Kanit Tipidek. “Saya cek dulu ya,” ucapnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Irqam |
| Editor | : Mahrus Sholih |
