Percepat Pengentasan Kemiskinan, Pemkab Jember Libatkan ASN dalam Ground Check DTSEN
Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat memberikan arahan kepada ASN pemda di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (13/4/2026). (Foto: Fathur Rozi/Suara Indonesia))
BERITA PLUS, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk memutakhirkan data kemiskinan ekstrem, khususnya yang masuk kategori Desil 1, melalui program Ground Check Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Hal itu bertujuan agar data kemiskinan benar-benar akurat, sehingga upaya pengentasannya dapat berjalan dengan cepat dan tepat.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa tujuan utama program itu adalah untuk menciptakan Satu Data Kemiskinan. Sehingga, data yang valid tersebut diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan di Desil 1 pada tahun 2029, selayaknya target Pemerintah Pusat.
“Jika datanya valid, maka kebijakan yang diberikan Pemkab Jember pun akan jauh lebih efektif dan langsung menyentuh akar persoalan,” ujarnya saat sosialisasi Penguatan Peran ASN dalam Ground Check Verifikasi Data Kemiskinan dan Warga Rentan bertempat di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Jawa Timur, Senin (13/4/2026).
Dalam prosesnya, setiap ASN setidaknya mendata lima warga yang masuk kategori miskin ekstrem atau Desil 1 di wilayahnya masing-masing dan akan diintegrasikan ke dalam sistem rutinitas pegawai, untuk memastikan yang bersangkutan benar-benar termasuk fakir miskin.
Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Jember, Deni Irawan, menyampaikan keterlibatan ASN dalam program ground check, tujuannya agar data kemiskinan di Jember dapat lebih akurat.
“Sehingga, strategi ini dapat mempercepat penyelesaian masalah kemiskinan, khususnya bagi warga yang masuk dalam kategori Desil 1,” jelasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
