Dinilai Lecehkan Partai, NasDem Cilacap Menyayangkan dan Kecam Pemberitaan Tempo
Ketua DPD NasDem Cilacap, Cahyo Sasongko. (Foto: dok. Suara Indonesia)
BERITA PLUS, CILACAP – Pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai tidak akurat dan mendiskreditkan marwah partai dan Ketua Umum, Surya Paloh, direspon Ketua DPD NasDem Cilacap, Cahyo Sasongko.
Ia menyayangkan hal tersebut, dan menilai pemberitaan Tempo ini merugikan citra Partai NasDem yang saat ini tengah berkembang.
“Kami tentu sangat menyayangkan tentang pemberitaan dari Majalah Tempo tanggal 12 April 2026,” ungkap Cahyo kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).
Menurut Cahyo Majalah Tempo semestinya harus lebih selektif sebelum memberitakan dan mempertimbangkan prinsip-prinsip jurnalistik.
“Artinya tidak memprofokatif, karena terkait pemberitaan dari Tempo ini menimbulkan efek yang meluas di kader-kader NasDem, terutama di Cilacap,” ujarnya.
“Kalau kami tidak bisa menenangkan, tidak memberikan pengertian, pasti akan terjadi gejolak,” lanjut politisi kawakan ini yang akrab disapa Pak Cahyo ini.
Selain menyayangkan pemberitaan Tempo, pihaknya juga mengecam serta mengutuk keras lantaran dianggap melecehkan tidak hanya kepada partai, namum juga Ketum NasDem.
“Junjungan kami Ketum Pak Surya Paloh ini selain menjadi simbol partai NasDem, juga kebanggan kami. Sehingga, tegas kami mengutuk keras,” tegas Cahyo.
Cahyo juga mengaku telah menyampaikan keberatan tentang pemberitaan di Majalah Tempo ke DPW NasDem Provinsi Jawa Tengah dan rapat koordinasi untuk kebaikan ke depan.
“Ini semata-mata bukan karena emosional kami pribadi, kemudian menyampaikan ke pengurus DPW, tapi ini adalah bentuk rasa empati kami dan kecintaan kami kepada Ketum,” terangnya.
Selain itu, bukti kader yang loyal dan solid terhadap partai. “Pengurus DPW tentunya punya kebijakan dan reaksi sendiri ya, apa yang akan disampaikan ke DPP NasDem demi kebaikan bangsa ini,” ujar Cahyo.
“Mungkin ada permohonan maaf yang diminta partai atau mungkin ada proses hukum yang dilewati untuk menyelesaikan ini, kami serahkan sepenuhnya ke DPP,” tandasnya.
Sementara itu, Redaksi dari Majalah Tempo sendiri telah merespon kegaduhan yang terjadi. Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra menegaskan bahwa laporan utama yang dipublikasikan telah melalui proses jurnalistik.
“Materi pemberitaan yang dipublikasikan oleh Tempo merupakan karya jurnalistik yang telah melalui proses verifikasi, akuntabel, dan berdasarkan Kode Etik Jurnalistik,” ujar Setri, dikutip tempo.co.
Sestri menyampaikan, bahwa sengketa pemberitaan dapat diselesaikan melalui mekanisme yang tersedia sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Kami mendorong agar setiap masukan terhadap produk jurnalistik diselesaikan melalui mekanisme yang tersedia, yakni melalui Dewan Pers,” katanya.
Redaksi Tempo dalam pemberitaan juga menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang ditimbulkan oleh sampul laporan utama tersebut.
“Berkaitan dengan dampak sampul laporan utama yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan kader Partai NasDem, kami meminta maaf,” pungkas Setri. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Mahrus Sholih |
