October 17, 2026

Gerakan Hijau Inklusif di Situbondo, Bupati Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Tanam Harapan bagi Bumi

0



Syamsuri
– 22 April 2026 | 13:04 – Dibaca 3 kali

News
Gerakan Hijau Inklusif di Situbondo, Bupati Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Tanam Harapan bagi Bumi

Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, saat menginisiasi gerakan penanaman pohon berskala besar ( Foto : Istimewa)

BERITA PLUS, SITUBONDO — Pemerintah Kabupaten Situbondo menginisiasi gerakan penanaman pohon berskala besar sebagai langkah strategis menekan risiko bencana sekaligus membangun kesadaran ekologis masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut ada sebanyak 20 ribu bibit pohon ditanam di sejumlah wilayah rawan, bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa kecamatan, antara lain Kendit, Mlandingan, Bungatan, Besuki, hingga kawasan Jatibanteng.

Gerakan ini melibatkan beragam unsur masyarakat, termasuk komunitas Lady Companion (LC), sebagai bagian dari pendekatan inklusif pemerintah daerah.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak boleh bersifat terbatas pada kelompok tertentu. Menurutnya, setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.

“Gerakan ini adalah wujud kepedulian terhadap bumi. Situbondo beberapa kali mengalami banjir, dan secara sederhana hal itu tidak lepas dari kondisi hutan yang semakin berkurang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan penanaman pohon bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya jangka panjang membangun kesadaran kolektif masyarakat. Komitmen terhadap lingkungan, lanjutnya, harus tumbuh dari kesadaran bersama, bukan semata-mata karena kebijakan pemerintah.

“Ini bukan tentang siapa yang memimpin, melainkan bagaimana kita memandang alam sebagai tanggung jawab bersama. Harapannya, gerakan ini tetap hidup di tengah masyarakat, dengan atau tanpa dorongan kebijakan,” katanya.

Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, pemerintah daerah bersama berbagai pihak berhasil menghimpun puluhan ribu bibit pohon yang kemudian didistribusikan ke titik-titik prioritas yang rawan banjir.

Pelibatan komunitas LC dalam kegiatan ini menjadi sorotan tersendiri. Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menegaskan bahwa pendekatan inklusif merupakan bagian dari nilai kemanusiaan yang dijunjung pemerintah daerah.

“Semua berhak berkontribusi dalam kebaikan. Teman-teman LC juga bagian dari masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk berperan dalam kegiatan positif,” ujarnya.

Sementara itu, Yanti, salah satu perwakilan komunitas LC, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan. Ia menilai keterlibatan tersebut menjadi ruang bagi komunitasnya untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami berterima kasih karena dilibatkan dalam kegiatan ini. Kami ingin turut menjaga bumi melalui aksi nyata,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa komunitas LC tidak semata-mata dapat dipandang dari stereotip yang selama ini melekat, melainkan juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap, gerakan penanaman pohon yang melibatkan lintas elemen masyarakat ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.

Selain memperkuat solidaritas sosial, langkah ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengurangi potensi bencana banjir di masa mendatang.

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Syamsuri
Editor : Bahrullah





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *