Hadapi Dinamika Sosial, Plt Bupati Cilacap Minta TNI-Polri Waspada dan Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas
Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya saat memimpin apel gelar pasukan pada kegiatan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Alun-alun Cilacap. (Foto: dok. Suara Indonesia)
BERITA PLUS, CILACAP – Aparat TNI-Polri diminta waspada dalam menghadapi dinamika sosial yang berkembang saat ini di tengah masyarakat
Imbauan tersebut disampaikan Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya saat memimpin apel gelar pasukan pada kegiatan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Alun-alun Cilacap, Kamis (23/4/2026).
Menurut Ammy, situasi yang terjadi saat ini seperti perubahan kondisi ekonomi dan lain sebagainya, berpotensi memicu keresahan sosial yang berujung pada aksi unjuk rasa.
Selain itu, konflik sosial yang mungkin terjadi di masyarakat dan bisa berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Cilacap.
“Sebagai aparatur negara, kita dituntut dan wajib untuk menjaga kondusifitas wilayah,” tegas Plt Bupati Ammy.
“Dan potensi gangguan kamtibmas dapat muncul dan berkembang apabila tidak diantisipasi secara dini,” imbuhnya.
Selain mewaspadai dinamika sosial saat ini, ia juga mengingatkan akan pesatnya perkembangan teknologi informasi yang menjadi perhatian bersama.
“Penyebaran hoaks dan ujaran kebencian dinilai dapat mempercepat munculnya provokasi dan memicu perpecahan di masyarakat,” ujar Ammy.
“Ini menjadi perhatian serius, dan kita harus bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman berbasis digital, serta pengelolaan informasi publik secara cepat dan akurat guna menangkal hoaks,” lanjutnya.
Adapun langkah strategis dilakukan melalui sinergitas antara Pemkab Cilacap bersama aparat keamanan diantaranya deteksi dini, pemetaan kerawanan, dan penguatan pendekatan preventif.
“Selain itu juga pendekatan persuasif ke tokoh masyarakat dan peningkatan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya,” ungkap Ammy.
Selain penyiagaan aparat keamanan, dalam kesempatan itu juga dilakukan simulasi pengendalian massa. Kegiatan ini, selain menguji kesiapan personel, juga untuk memastikan peralatan yang tersedia.
Disamping itu, untuk menguji langkah dan cara bertindak personel saat di lapangan nanti. Diharapkan saat menghadapi situasi nyata, mampu bertindak cepat, tepat, terukur, dan profesional. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Mahrus Sholih |
