October 17, 2026

‎Seorang Penumpang Perempuan Kapal SB Solop Indah Lompat Ke Laut

0


News
‎Seorang Penumpang Perempuan Kapal SB Solop Indah Lompat Ke Laut

Salah seorang penumpang perempuan terjun dari kapal saat berlayar di Karimun, Jumat (24/4/2026). (foto: ilustrasi)

‎BERITA PLUS, KARIMUN – Salah seorang penumpang kapal SB Solop Indah tujuan Tanjung Balai ke Selat Beliah, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, tiba-tiba menerjunkan diri ke laut setelah mengalami mual-mual, Jumat (24/4/2026) pagi.
‎
‎Namun hingga berita ini diterbitkan motif dari kejadian tersebut belum diketahui, karena masih dalam penyelidikan pihak berwenang dari kepolisian dan otoritas pelabuhan pelabuhan Karimun.
‎
‎Kapten Kapal SB Solop Indah, Alizan, memberikan keterangan mendalam terkait aksi nekat remaja perempuan yang melompat ke laut tersebut.
‎
‎Menurut Alizan, kapal bertolak dari Pelabuhan Sri Tanjung Gelam (KPK) pada pukul 10.10 WIB. Situasi di atas kapal awalnya berjalan normal dengan total penumpang sekitar 20 orang.
‎
‎Namun, saat kapal hampir mencapai Selat Beliah, hanya berselang beberapa menit setelah keberangkatan seorang penumpang perempuan tiba-tiba meminta izin ke luar kabin.
‎
‎”Awalnya dia bilang mual-mual dan ingin muntah, jadi dia keluar. Tidak lama setelah itu, dia langsung terjun ke laut,” ujar Alizan saat dikonfirmasi wartawan, pada Jumat (24/4/2026) siang.
‎
‎Kejadian tersebut mengejutkan seluruh penumpang. Alizan menuturkan bahwa rekan pria korban yang berada di dalam kapal segera berteriak meminta kapal berputar balik.
‎
‎”Cowoknya bilang, ‘Patah (putar) balik Capt!’. Saya langsung putar kemudi menuju posisi jatuhnya korban. Saat itu, rekan pria korban bersama ABK kami langsung terjun ke laut membawa pelampung untuk menolong,” terang Alizan.
‎
‎Beruntung, pada saat proses evakuasi berlangsung, terdapat satu unit speedboat lain yang melintas di area tersebut dan turut membantu mengangkat korban dari permukaan air.
‎
‎Alizan menegaskan bahwa saat kejadian, kondisi cuaca di perairan Karimun tergolong sangat baik.
‎
‎”Cuaca bagus, ombak tenang. Sebelum berangkat pun tidak ada kendala, izin berlayar sudah keluar dan kapasitas kapal masih sangat mencukupi, hanya terisi 20 orang dari total kapasitas 36 kursi,” jelasnya.
‎
‎Capten Alizan, beserta saksi-saksi lainnya saat ini tengah dimintai keterangan oleh pihak berwenang, guna memastikan faktor penyebab insiden tersebut, sementara korban masih mendapatkan perawatan medis.

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Syahid Bustomi
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *