October 16, 2026

Oknum Guru di Banjarnegara Dilaporkan atas Dugaan Asusila terhadap 4 Mantan Siswanya

0


News
Oknum Guru di Banjarnegara Dilaporkan atas Dugaan Asusila terhadap 4 Mantan Siswanya

Oknum guru yang mengajar disebuah sekolah terkemuka di Banjarnegara diduga telah melakukan dugaaan tindakan asusila terhadap empat mantan siswanya. (Foto: Ilustrasi)

BERITA PLUS BANJARNEGARA-Dunia pendidikan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan publik. Seorang oknum guru yang mengajar disebuah sekolah terkemuka dilaporkan atas dugaan perbuatan asusila terhadap sejumlah mantan siswanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku merupakan oknum guru agama berjenis kelamin laki-laki dan diketahui tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Banjarnegara.

Sementara itu, para korban berjumlah empat orang yang saat ini rata-rata masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Seluruh korban juga berjenis kelamin laki-laki.

Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banjarnegara pada Senin (28/4/2026). Mereka datang menggunakan minibus untuk memberikan laporan serta membawa bukti awal yang dimiliki.

“Kami berharap kasus ini bisa segera diproses dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal,” ujar salah satu perwakilan keluarga korban.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara, Slamet, turut angkat bicara setelah sempat berkomunikasi dengan orang tua korban di kantor DPRD.

Dalam pertemuan tersebut, Slamet menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus yang menimpa empat siswa di Banjarnegara. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mendorong agar kasus ini ditangani secara profesional oleh aparat penegak hukum.

“Pemerintah daerah sangat prihatin dan mendorong agar kasus ini segera ditangani secara profesional oleh pihak berwajib, dengan tetap menjaga privasi dan memberikan perlindungan penuh kepada korban, terutama anak-anak,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa semua pihak diharapkan ikut mengawal proses hukum yang berjalan agar memberikan efek jera kepada pelaku serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

“Kami menekankan pentingnya pendampingan khusus bagi para korban agar dapat pulih dari trauma serta tetap terlindungi masa depan mereka,” katanya lagi.

Sementara hingga berita ini ditulis suara Indonesia masih menunggu rilis resmi dari Polres Banjarnegara.(*)

 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Iwan Setiawan
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *