October 17, 2026

Manasik Akbar Haji Sumenep 2026, Pemkab Sumenep Tekankan Etika hingga Kedisiplinan

0


News
Manasik Akbar Haji Sumenep 2026, Pemkab Sumenep Tekankan Etika hingga Kedisiplinan

Manasik haji di Gedung Korpri Sumenep. Foto: Wildan/suaraindonesia.co.id.

BERITA PLUS, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar manasik akbar sekaligus pelepasan simbolis jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Gedung Graha Abdi Wicaksana (Korpri), Rabu (07/05/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempersiapkan jamaah agar siap secara fisik, mental, hingga spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Diketahui, sebanyak 1.356 jamaah haji mengikuti kegiatan tersebut. Jumlah itu terdiri dari 1.348 jamaah haji, enam Petugas Haji Daerah (PHD), serta dua Petugas Ibadah Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU).

Ribuan jamaah tersebut nantinya akan diberangkatkan melalui delapan kelompok terbang (kloter) Embarkasi Surabaya, yakni kloter 68, 71, 72, 76, 77, 78, 79, dan 81.

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menekankan pentingnya menjaga etika, akhlak, serta tata krama selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, jamaah haji asal Sumenep harus mampu menunjukkan sikap disiplin dan menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.

Selain itu, ia juga mengingatkan jamaah agar memperhatikan kondisi kesehatan. Sebab, kesehatan menjadi faktor utama agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan maksimal.

“Kesehatan ini faktor utama. Pola makan, minum serta istirahat harus dijaga,” ujarnya.

Pemkab Sumenep juga meminta seluruh jamaah mematuhi arahan petugas dan pembimbing haji selama proses ibadah berlangsung. Jamaah diimbau tidak berjalan sendiri-sendiri ataupun bertindak di luar ketentuan yang telah diarahkan oleh pembimbing.

“Kami harapkan kepada seluruh jamaah agar mengikuti aturan yang telah disampaikan oleh petugas yang ada,” katanya.

Kegiatan manasik akbar dan pelepasan simbolis tersebut, juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan para calon tamu Allah. Pemerintah berharap seluruh jamaah dapat berangkat dan pulang dalam kondisi sehat serta memperoleh predikat haji mabrur.

Di antara ribuan jamaah yang akan berangkat tahun ini, terdapat jamaah termuda bernama Aprilia Ummul Mauviroh yang masih berusia 16 tahun asal Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang. Sementara jamaah tertua adalah Supakmi berusia 96 tahun asal Desa Lobuk, Kecamatan Bluto.

Lebih lanjut, Wabup juga mengingatkan jamaah agar membawa barang secukupnya selama di Tanah Suci, termasuk soal rokok agar tidak berlebihan.

“Bagi yang mau membawa rokok silakan, tapi jangan terlalu banyak. Karena kita mau melaksanakan ibadah, bukan jualan,” tutupnya.(*) 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *