October 16, 2026

Kades Gandu Blora Sebut Gejolak Sumur Minyak Dipicu Ketidakjelasan Operasional

0



Team Work
– 12 May 2026 | 20:05 – Dibaca 4 kali

News
Kades Gandu Blora Sebut Gejolak Sumur Minyak Dipicu Ketidakjelasan Operasional

Penampungan sumur minyak rakyat di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Foto: Dok. Suara Indonesia)

BERITA PLUS, BLORA — Polemik pengelolaan sumur minyak di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus memanas. 

Kepala Desa Gandu, Iwan Sucipto, menilai gejolak yang muncul di tengah masyarakat bukan semata persoalan dugaan penghadangan truk pengangkut sampel minyak, melainkan karena aktivitas operasional warga yang terhenti dan belum jelas kelanjutannya.

“Gejolak ini muncul karena masyarakat sekarang sudah tidak melakukan operasional dengan waktu yang belum diketahui,” ujar Iwan, Selasa (12/5/2026).

Persoalan tersebut mencuat setelah muncul dua badan usaha yang disebut terlibat dalam pengelolaan sumur minyak di Desa Gandu, yakni Mataram Connection Nusantara (MCN) dan Minyak Gandu Blora (MGB).

Iwan mengaku tidak mengetahui secara detail terkait legalitas maupun izin yang dimiliki masing-masing pihak. Namun, sejauh yang ia pahami, badan usaha yang selama ini diketahui beroperasi adalah MCN.

“Kalau saya tidak tahu detail perizinan yang telah dikantongi beliau. Setahu saya hanya ada Mataram Connection,” katanya.

Ia menegaskan urusan legalitas dan perizinan bukan ranah pemerintah desa, melainkan instansi terkait seperti DPM PTSP dan ESDM.

“Kalau ada rekomendasi langsung dari bupati atau gubernur yang menjelaskan legalitas itu kepada masyarakat, pasti tidak timbul gejolak,” jelasnya.

Terkait kabar adanya penghadangan warga terhadap pengiriman sampel minyak milik MGB ke Pertamina, Iwan membantah adanya instruksi dari pemerintah desa. Bahkan saat kejadian berlangsung, dirinya mengaku sedang berada di Jakarta.

“Informasi yang saya terima, tidak ada penghadangan. Masyarakat hanya berkumpul di lapangan voli, sementara truk masih berada di lokasi sumur dan belum turun,” terangnya.

Sementara itu, pihak MGB melalui Suyono sebelumnya mengaku mengalami hambatan dari warga saat hendak mengirim sampel minyak mentah ke Pertamina. 

Ia juga menyebut pihaknya telah mengantongi izin dan siap diuji legalitasnya.

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Team Work
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *