October 17, 2026

Tiga Pria Dituduh Mencuri dan Dianiaya Secara Brutal di Desa Fafinesu

0


Peristiwa
Tiga Pria Dituduh Mencuri dan Dianiaya Secara Brutal di Desa Fafinesu

Salah Satu Korban yang Sedang Dirawat di RSUD Kefamenanu. (Foto: Rolandus Tahoni/suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS – Sebanyak tiga orang pria dianiaya secara brutal di Desa Fafinesu B, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Minggu, (24/5/2026) malam.

Ketiga korban dianiaya hingga terluka parah Berdasarkan video viral yang diterima SUARAINDONESIA.CO.ID  ketiga orang pria tersebut diikat dengan tali nilon berwarna biru pada bagian kaki dan tangan mereka.

Terpantau, setelah diikat dengan tali ketiga pria tersebut dianiaya massa secara brutal lalu diseret dengan mobil. Dalam video tersebut, massa juga diduga mengeluarkan kata-kata tidak pantas, untuk membakar, bahkan ada seorang perempuan berteriak untuk mengikat para korban lalu menyeret mereka dijalan raya.

“Ikat mereka saja, terus seret dijalan” ujar seorang perempuan dalam video itu.

Mirisnya, dalam narasi yang beredar, ketiga orang tersebut dituding massa sebagai pencuri, namun warga yang menganiaya tidak memiliki bukti atas tuduhan mereka.

Publik menilai bahwa, tudingan terhadap para korban sebagai pencuri belum dapat dibuktikan. Tudingan tersebut hanya didasari oleh fenomena pencurian yang saat ini marak  terjadi di wilayah itu.

Sementara itu, para korban diketahui saat ini tengah dirawat di RSUD Kefamenanu, namun kondisinya sangat memprihatinkan, terlihat wajah para korban mengalami luka dan membengkak.

Terlihat dalam video tersebut pada saat para korban diseret, diduga sudah ada pihak kepolisian namun pihaknya membiarkan para pelaku terus menganiaya para korban.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media ini masih berupayah menghubungi pihak kepolisian guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kasus ini. 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rolandus Tahoni
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *