October 17, 2026

Viral Jalan Bejat Mentaraman Talok Malang di Medsos. Warga Desak Segera Diperbaiki

0


News
Viral Jalan Bejat Mentaraman Talok Malang di Medsos. Warga Desak Segera Diperbaiki

Foto Tangkapan Layar Video Jalan Bejat Mentaraman yang Viral di Medsos

BERITA PLUS, MALANG – Kondisi infrastruktur jalan yang rusak di wilayah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, kini memicu keluhan mendalam dari masyarakat.

Jalur alternatif Mentaraman yang menghubungkan Desa Talok menuju Desa Gedogwetan dan sekitarnya terpantau rusak parah dan dipenuhi lubang-lubang besar yang sangat membahayakan.

Kondisi ini menjadi viral setelah sebuah video amatir yang merekam buruknya permukaan aspal saat dilintasi pengendara motor beredar luas di media sosial. Warga kian geram karena jalur ini merupakan akses yang sangat vital bagi mobilitas harian, ekonomi, maupun pendidikan.

Kerusakan jalan ini dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat karena jalur tersebut menjadi rute utama menuju sejumlah fasilitas penting.

Di antaranya adalah akses menuju lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Raden Bagus, tempat anak-anak sekitar menuntut ilmu setiap harinya.

Tidak hanya itu, jalan ini juga menjadi akses menuju pusat oleh-oleh dan tempat singgah wisatawan, yaitu Rest Area Lumba- lumba yang selalu ramai dikunjungi kendaraan dari luar daerah.

Kerusakan ini pun turut memukul para pelaku usaha lokal, termasuk para perajin di Pusat Industri Sangkar di kawasan Serut Talok dan Gedogwetan yang mengandalkan jalur ini untuk mendistribusikan produk mereka keluar wilayah.

Saat musim hujan tiba, tantangan bagi pengguna jalan kian berat. Lubang-lubang dalam di sepanjang jalan tertutup genangan air hingga menyerupai kubangan.

Hal ini kerap mengecoh para pengendara motor dan mobil, yang tidak jarang berujung pada kecelakaan atau kerusakan fatal pada kendaraan.

“Untuk orang-orang yang sering lewat sini pasti tahu bagaimana efek sampingnya setelah lewat Jalan Bejat Mentaraman,” sindir sang perekam video mengekspresikan kekecewaannya terhadap lambatnya penanganan fasilitas publik tersebut saat dikutip suaraindonesia.co.id, Senin (25/05/2026).

Mengingat statusnya sebagai jalan penghubung yang menggerakkan roda ekonomi dan pendidikan bagi warga Mentaraman, Talok, masyarakat mendesak agar pemerintah daerah atau dinas terkait segera turun tangan.

Mereka berharap ada tindakan nyata berupa pengaspalan ulang yang menyeluruh, bukan sekadar penambalan sementara, demi menjamin keselamatan serta kelancaran aktivitas sehari-hari sebelum jatuh korban jiwa.(*)

 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *