Cium Bau Hangus dari Kamar Mandi, Warga di Banyuwangi Kaget Rumah Sudah Terbakar
Petugas Damkar memadamkan kebakaran rumah warga di Kepatihan, Banyuwangi. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).
BERITA PLUS, BANYUWANGI – Sebuah rumah warga di Lingkungan Krajan Surodilagan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, ludes terbakar pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 07.20 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik Mbah Suratin (70). Saat kejadian, Suratin sedang memasak air di dapur. Ia kemudian meninggalkan rumah untuk membeli nasi.
Sementara itu, sang anak, Nouval Zamzami (42), berada di kamar mandi. Tak lama kemudian, Nouval mencium bau hangus dan langsung keluar untuk memeriksa kondisi rumah.
“Posisi saya di kamar mandi, terus saya mencium bau angus, setelah keluar dari kamar mandi, melihat api sudah besar dari dapur,” kata Nouval.
Mengetahui itu, Nouval langsung keluar rumah dan meminta pertolongan warga. Saat itu juga ia menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Ia mengaku masih terkejut dengan kejadian tersebut sehingga belum dapat memberikan banyak keterangan.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, warga sekitar mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan. Saat itu, api sudah membesar dan warga langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Tak berselang lama, petugas Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Asnan, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 07.20 WIB dari masyarakat. Petugas menghadapi kendala akses karena lokasi rumah berada di tengah permukiman yang padat.
“Memang untuk aksesnya, kendalanya itu lokasi kebakaran ada di tengah-tengah permukiman. Akhirnya kita mengambil inisiatif untuk sambung-menyambung selang, yang kira-kira kurang lebih ada lima sampai enam selang, kali 20 meter,” ujar Asnan.
Menurutnya, posisi rumah yang berada cukup jauh di dalam lingkungan membuat petugas kesulitan menjangkau titik kebakaran. Petugas bahkan harus naik ke atap rumah tetangga untuk melakukan pemadaman.
“Posisinya memang benar-benar ada di dalam lingkungan, sangat sulit kita jangkau,” katanya.
Asnan memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara kerugian materi dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh petugas Polsek Banyuwangi.
Namun, informasi yang dihimpun di lokasi, api diduga mengenai kelambu yang berada di dekat kompor saat proses memasak.
Api kemudian membesar dan hampir merembet ke rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi. Beruntung api berhasil dikendalikan oleh petugas damkar. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Muhammad Nurul Yaqin |
| Editor | : Alfiana Putri |
