Dua Wanita Penjaga Warkop di Gresik Positif HIV dan Konsumsi Sabu
Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik melakukan tes HIV/AIDS dan narkoba kepada puluhan pemilik dan penjaga warkop. (Foto: Rifki/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, GRESIK – Hasil pemeriksaan 10 pemilik warung serta 40 penjaga warung atau kafe di sejumlah titik lokasi yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik bersama petugas gabungan, Minggu (26/7/2026), menemukan fakta mengejutkan.
Dua wanita penjaga warkop ditemukan positif HIV/AIDS dan konsumsi narkoba jenis sabu.
Temuan tersebut terungkap setelah tim Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik melakukan tes urine untuk mendeteksi dini gejala HIV/AIDS dan narkoba.
Adapun razia menyasar lima titik yang menjadi lokasi aktivitas warung atau kafe, yakni Jalan Noto Prayitno, Jalan Siti Fatimah Binti Maimun, Jalan Karangkiring, kawasan Betiring, dan Jalan Raya Duduksampeyan.
“Hasil pemeriksaan dari tim BNN dan Dinkes Gresik menemukan satu pramusaji positif HIV/ AIDS dan Sipilis serta satu pramusaji positif sabu,” kata Kepala Satpol PP Gresik, Agus Halomoan Sinaga.
Adapun pemeriksaan sekaligus pembinaan kepada para pengelola dan penjaga kafe dilakukan, agar senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk jam operasional serta menjaga ketenteraman lingkungan sekitar
Sinaga mengungkapkan, operasi berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) malam hingga Minggu (26/7/2026) dini hari mulai pukul 21.30 hingga 01.30 WIB.
Operasi juga melibatkan petugas gabungan, meliputi Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, Garnisun, Subdenpom/CPM, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.
“Kami juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga ketenteraman umum dengan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku,” pungkas Sinaga. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Rifki Ahmad |
| Editor | : Alfiana Putri |
