October 16, 2026

Bupati Ipuk Sambut Delegasi UEA, Bahas Percepatan Pengelolaan Sampah Banyuwangi

0


News
Bupati Ipuk Sambut Delegasi UEA, Bahas Percepatan Pengelolaan Sampah Banyuwangi

Bupati Ipuk menerima delegasi Uni Emirat Arab (UEA) meninjau progres pembangunan TPS3R Kertosari Banyuwangi. (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Komitmen Kabupaten Banyuwangi dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah berkelanjutan terus mendapat dukungan internasional. Salah satunya melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kelurahan Kertosari yang didanai lembaga Clean Rivers dari Uni Emirat Arab (UEA).

Perkembangan proyek tersebut ditinjau langsung delegasi Clean Rivers UEA saat berkunjung ke Banyuwangi dan bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Rabu (29/7/2026).

Delegasi yang hadir antara lain Pejabat Senior Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA Ahla Abdulmuhsen, Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely, Senior Manager Maryam Al Memari, serta Manager Aza Wee Sile. Turut mendampingi Tenaga Ahli Kemenko Pangan Guntur Priambodo, Director Systemiq Jason Edward Hale, dan Manager Borealis Mari Kylmala.

Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely mengatakan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berjalan baik dalam mendukung transformasi pengelolaan sampah.

“Kami telah bekerja sama baik pemkab dan Project STOP untuk menjalankan program transformasi persampahan Banyuwangi Hijau,” ujar Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely.

Melalui Program Banyuwangi Hijau Fase III, Clean Rivers mendanai pembangunan TPS3R Kertosari yang mulai dikerjakan sejak awal Juli 2026. Fasilitas tersebut dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare dengan target penyelesaian sekitar 10 bulan.

Nantinya, TPS3R Kertosari dirancang mampu mengolah sekitar 50 ton sampah setiap hari. Fasilitas itu diproyeksikan melayani Kecamatan Banyuwangi beserta kawasan sekitarnya sehingga dapat mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Usai meninjau lokasi pembangunan, Reinier mengaku optimistis terhadap perkembangan proyek tersebut karena dinilai mengalami kemajuan signifikan dibanding kunjungan sebelumnya.

“Kami sangat senang melihat semua kemajuannya. Saya baru saja ke sini enam bulan yang lalu dan perkembangannya sangat cepat. Peluncuran awal Tahap 3 sudah dimulai dan kami melihat persiapannya berjalan sangat baik,” lanjut Reinier.

Selain melihat progres TPS3R Kertosari, rombongan juga mengunjungi TPS3R Balak di Kecamatan Songgon yang sebelumnya dibangun melalui dukungan Borealis bersama Pemerintah Norwegia.

Dalam kunjungan itu, delegasi tidak hanya meninjau infrastruktur pengolahan sampah, tetapi juga ingin mengetahui pelaksanaan edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumbernya.

“Kami juga ingin melihat proses edukasi perubahan perilaku masyarakat dan proses pengumpulan sampahnya,” terangnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai mitra internasional yang selama ini terlibat dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah di daerahnya. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

“Kerjasama ini bukan hanya sebagai investasi bagi keberlanjutan lingkungan tapi juga bagi kesehatan generasi masa depan dan daya saing ekonomi daerah,” ujar Ipuk.

Ipuk menjelaskan, transformasi pengelolaan sampah di Banyuwangi dimulai sejak 2017 melalui Project STOP dengan pembangunan TPS3R Tembokrejo di Kecamatan Muncar. Program kemudian berlanjut melalui Banyuwangi Hijau Fase I dengan pembangunan TPS3R Balak di Songgon yang mendapat dukungan Pemerintah Norwegia.

Tahap berikutnya adalah Banyuwangi Hijau Fase II melalui pembangunan TPS3R Karetan di Kecamatan Purwoharjo yang didukung Pemerintah Austria. Kini, fase ketiga dilaksanakan melalui pembangunan TPS3R Kertosari dengan dukungan pendanaan dari Clean Rivers Uni Emirat Arab.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga tengah menyiapkan pembangunan TPS3R baru di Kecamatan Wongsorejo yang akan didukung pendanaan dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

“Selain Program Banyuwangi Hijau, kami juga akan mendapatkan dukungan Pembangunan TPS3R Wongsorejo yang didanai Kementerian Pekerjaan Umum RI,” kata Ipuk. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *