October 16, 2026

KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep saat Berlayar Menuju Makasar

0


Peristiwa
KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep saat Berlayar Menuju Makasar

Tangkapan layar situasi KMP Mutiara Santosa 2. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, SUMENEP – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Santosa 2 terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (02/08/2026), saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan besar-besaran terhadap sekitar 250 penumpang dan awak kapal yang berada di atas kapal.

Kebakaran pertama kali diketahui setelah nakhoda KMP Mutiara Santosa 2 melaporkan kondisi darurat kepada pihak PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Namun, tidak lama setelah menyampaikan laporan tersebut, komunikasi dengan nakhoda terputus sehingga kondisi kapal maupun para penumpang sempat tidak dapat dipastikan.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan laporan mengenai kebakaran kapal pertama kali diterima dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Berselang satu menit, PT ALP juga menghubungi Kantor SAR Surabaya untuk meminta bantuan setelah memperoleh informasi langsung dari nakhoda kapal.

“Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” ujar Nanang.

Terputusnya komunikasi dengan nakhoda membuat proses penanganan semakin mendesak. Kantor SAR Surabaya segera berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk melacak posisi kapal, sementara Pos SAR Sumenep menjalin komunikasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget guna meminta bantuan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil koordinasi tersebut, Kapal Meratus Project 3 melaporkan bahwa KMP Mutiara Santosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi, wilayah perairan Kabupaten Sumenep. Saat itu kondisi kapal dilaporkan hampir seluruhnya dilalap api, sedangkan para penumpang bertahan di bagian anjungan dan haluan sambil menunggu proses evakuasi.

Meski menjadi kapal terdekat, Meratus Project 3 tidak dapat merapat karena membawa muatan yang mudah terbakar sehingga berpotensi membahayakan keselamatan. Sebagai gantinya, kapal tunda TB Hasnur 26 menyatakan kesiapannya mendekati lokasi untuk mengevakuasi seluruh penumpang.

Di sisi lain, Kantor SAR Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi beserta tim penyelamat menuju lokasi kejadian. Pos SAR Sumenep juga mengirimkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) untuk memperkuat operasi pencarian dan evakuasi di perairan utara Sumenep.

Hingga laporan terakhir, proses evakuasi terhadap seluruh penumpang dan awak kapal masih berlangsung. Tim SAR bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi guna memastikan seluruh korban dapat dievakuasi dengan selamat dari kapal yang terbakar. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *