Hadapi El Nino, Satpolairud Situbondo Perketat Pemeriksaan Armada Logistik di Pelabuhan Jangkar
Syamsuri
– 08 August 2026 | 13:08 – Dibaca 0 kali
Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Situbondo saat melakukan pemeriksaan armada logistik di Pelabuhan Jangkar. (Foto : Syam/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, SITUBONDO – Ketahanan keselamatan maritim kini menjadi fokus utama Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Situbondo.
Menghadapi tantangan alam berupa fenomena El Nino yang memicu lonjakan suhu udara dan embusan angin laut yang kencang, otoritas memperketat lini pemeriksaan armada logistik di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Sabtu (08/8/2026).
Langkah strategis ini diambil guna mereduksi risiko insiden kebakaran di atas kapal selama pelayaran berlangsung.
Pemeriksaan komprehensif menyasar seluruh kendaraan angkutan barang, validitas dokumen manifest, hingga pemindaian fisik komoditas yang diangkut.
Ikhtiar preventif ini dirancang khusus untuk menangkal masuknya material berbahaya, zat mudah terbakar, maupun bahan peledak yang dapat mengancam keselamatan kru dan penumpang.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, melalui Kasat Polairud AKP Gede Sukarmadiyasa, menegaskan bahwa pengawasan muatan kini menjadi prioritas tertinggi. Pihaknya mengantisipasi adanya ketidaksesuaian antara dokumen administratif dengan realitas muatan di lapangan.
“Fokus kami adalah mengeliminasi keberadaan muatan berbahaya yang berpotensi memicu fire hazard atau gangguan keselamatan,” ujar AKP Gede.
“Kerap kali dokumen ekspedisi secara formal telah sesuai, namun dalam manifestasi perjalanannya terdapat penambahan muatan di luar manifes resmi oleh oknum pengemudi,” lanjutnya.
Secara spesifik, petugas memberikan atensi ketat pada beberapa klasifikasi material berisiko tinggi. Di antaranya adalah cairan mudah terbakar seperti bahan bakar minyak dan komponen kimia cat, gas bertekanan tinggi seperti tabung LPG dan asetilena, hingga material padat yang rentan tersulut seperti serbuk kayu dan belerang.
Otoritas mengingatkan bahwa regulasi pengangkutan komoditas berbahaya ini telah diatur secara rigid oleh kementerian terkait demi menjaga standardisasi keselamatan bahari.
Di samping inspeksi kargo, personel Satpolairud juga aktif menyosialisasikan edukasi keamanan kepada para pengguna jasa pelabuhan.
Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pelaporan taktis jika mengidentifikasi adanya indikasi kriminalitas atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kombinasi suhu panas ekstrem akibat El Niño dan angin kencang di wilayah perairan dinilai membutuhkan tingkat kewaspadaan yang berlipat ganda.
“Ikhtiar mitigasi ini harus diselesaikan sejak hulu, yakni saat armada masih berada di area pelabuhan, bukan saat kapal sudah membelah lautan,” tambah AKP Gede.
Hingga saat ini, lanskap keamanan di perairan Situbondo dilaporkan berada dalam status aman dan kondusif tanpa adanya insiden menonjol.
Kendati cuaca cerah diiringi kondisi air laut pasang dan angin kencang, pengawasan berkala ini diharapkan mampu mengamankan rantai pasok dan perjalanan seluruh pengguna jasa penyeberangan.
Bagi masyarakat yang memerlukan intervensi atau pelayanan cepat dari petugas, Call Center Polri 110 tetap bersiaga sepanjang waktu. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Syamsuri |
| Editor | : Alfiana Putri |
