October 16, 2026

Wujud Empati, Polresta Malang Kota Rangkul Mahasiswa NTT yang Terdampak Musibah

0


Pelayanan Publik
Wujud Empati, Polresta Malang Kota Rangkul Mahasiswa NTT yang Terdampak Musibah

Kegiatan Penyaluran Bantuan untuk Mahasiswa NTT oleh Kapolresta Malang Kombes Pol. Danang Setiyo, Senin (24/8/2026). (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, MALANG – Polresta Malang Kota menunjukkan kepedulian nyata terhadap mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menempuh pendidikan di Kota Malang dan terdampak musibah gempa bumi di daerah asal mereka.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi Sukarno, menyampaikan rasa belasungkawa mendalam sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban para mahasiswa.

Kombes Pol. Danang menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata dari budaya gotong royong dan nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi masyarakat Indonesia.

“Kami turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di NTT. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Kombes Pol. Danang, Senin (24/8/2026).

Ia menambahkan bahwa meski jumlah bantuan yang diberikan tidak seberapa, hal ini menjadi bentuk empati jajaran kepolisian untuk membantu penugasan belajar para mahasiswa di Kota Malang.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga berpesan agar para mahasiswa tetap fokus menyelesaikan pendidikan mereka demi menyongsong masa depan. 

“Persiapkan masa depan dengan baik, jangan terlena dengan waktu dan keadaan. Pada saatnya nanti, kalian akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa Indonesia ke depan,” pesannya.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Malang sebagai kota wisata dan kota pendidikan.

Sementara itu, bantuan mengalir melalui Posko Peduli Flores yang berlokasi di Jalan Mayjen Panjaitan Nomor 22 A, Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Koordinator Posko, George Da Silva, menjelaskan bahwa posko ini merupakan hasil kolaborasi dari Forum Pemuda NTT (FP NTT) Malang Raya, Flobamora Batu, dan Paguyuban Sesepuh NTT.

“Posko ini dibentuk untuk membantu meringankan beban mahasiswa asal Flores di Malang Raya. Orang tua mereka di kampung halaman terdampak gempa dan harus mengungsi, sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan anak-anaknya yang kuliah di sini,” ungkap George.

Berdasarkan data posko, dari sekitar 21.000 mahasiswa NTT di Malang Raya, diperkirakan 10.000 hingga 15.000 di antaranya berasal dari Flores.

Hingga saat ini, posko telah mencatat lebih dari 3.600 mahasiswa terdampak yang membutuhkan bantuan logistik. Bantuan yang dihimpun diprioritaskan dalam bentuk bahan pangan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan.

George menegaskan bahwa fokus posko adalah membantu mahasiswa yang berada di Malang, bukan mengirimkan logistik ke daerah bencana, karena penanganan di sana sudah dicover oleh pemerintah.

Untuk menjaga akuntabilitas, penyaluran bantuan dilakukan secara transparan melalui organisasi daerah masing-masing setelah melewati proses verifikasi data.

Ke depan, Posko Peduli Flores juga berencana berkoordinasi dengan berbagai perguruan tinggi di Malang Raya. Mereka berharap pihak kampus dapat memberikan kebijakan khusus, seperti penangguhan pembayaran biaya pendidikan, mengingat mayoritas orang tua mahasiswa yang bekerja sebagai petani dan nelayan membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi ekonomi.

Bagi masyarakat yang ingin mengulurkan tangan, posko membuka pintu donasi baik berupa barang maupun dana melalui rekening BCA 3311201504 atas nama Justina Paulina Bapu Sola.

Informasi lebih lanjut dapat dikoordinasikan melalui George Da Silva (0813-3455-7531) atau Sekretaris Andre Kukun (0818-0352-7624). Melalui gerakan ini, solidaritas masyarakat diharapkan mampu menjaga asa pendidikan mahasiswa Flores di Malang Raya, selaras dengan slogan “Baku Liat, Baku Jaga, Baku Sayang”. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *