October 17, 2026

Lawan Leukemia Langka, Bocah 4 Tahun Asal Sumbar Butuh Transplantasi Sumsum Tulang di Luar Negeri

0


Peristiwa
Lawan Leukemia Langka, Bocah 4 Tahun Asal Sumbar Butuh Transplantasi Sumsum Tulang di Luar Negeri

Kalandra bersama Ibunya, Mardiyah di rumah sakit. (Foto: Anggun/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, PADANG – Di balik senyum sederhana dan mata yang masih bersinar itu, tersimpan perjuangan yang tak seharusnya dipikul oleh pundak sekecil apa pun pundak itu milik Kalandra Muhammad Azis.

Umurnya baru berusia 4 tahun 8 bulan, diusia yang seharusnya diisi dengan bermain, berlari, dan mengenal dunia, justru lebih banyak dihabiskannya di rumah sakit.

Sudah satu tahun tujuh bulan terakhir, hari-harinya habis untuk menjalani pengobatan, jauh dari kebebasan yang seharusnya dirasakan anak seusianya.

Ayah Kalandra, Azis Wahyudi, mengungkapkan bahwa anaknya yang ber-KTP Bukittinggi namun berdomisili di Kota Padang, Sumatera Barat, saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, didampingi ibunya, Mardiyah Khairani.

“Kalandra harus berhadapan dengan Mixed Phenotype Acute Leukemia (MPAL), salah satu jenis leukemia akut yang tergolong sangat langka,” katanya, Selasa (25/8/2026) malam. 

Menurut dokter di Rumah Sakit Kanker Dharmais, penyakit tersebut menyerang sumsum tulang dengan memproduksi sel darah putih secara berlebihan. Namun sel-sel tersebut tidak berkembang secara sempurna, justru memenuhi ruang yang seharusnya ditempati sel darah sehat, perlahan melemahkan pertahanan tubuh si kecil.

Kondisi itu membuat Kalandra harus menjalani rangkaian pengobatan dan perawatan dalam waktu yang sangat panjang. 

Perjuangan ini juga memisahkan keluarga. Selama menjalani perawatan, Mardiyah dan Kalandra harus tinggal di Jakarta. Sementara ayahnya, Azis Wahyudi, tetap berada di kampung halaman untuk bekerja dan terus berjuang mencari nafkah sekaligus harapan kesembuhan putra semata wayangnya. 

Kini, perjuangan Kalandra memasuki tahap yang lebih berat. Dokter menyarankan agar Kalandra menjalani transplantasi sumsum tulang belakang sebagai satu-satunya jalan pengobatan yang dapat menyembuhkannya.

Sayangnya, belum ada rumah sakit di Indonesia yang dapat melakukan tindakan tersebut untuk jenis penyakit yang diderita Kalandra. Atas kondisi itu, Kalandra harus menjalani tindakan medis di luar negeri.

Persoalannya, biaya pengobatan yang dibutuhkan sangat besar dan berada jauh di luar kemampuan ekonomi keluarga sederhana ini.

“Kami tidak menyerah. Tapi tangan kami sendirian belum cukup kuat untuk mengangkat beban ini,” ujar Azis Wahyudi dengan lirih.

Atas kondisi tersebut, keluarga Kalandra memohon dukungan dan uluran tangan dari seluruh lapisan masyarakat untuk membantu biaya pengobatan Kalandra di luar negeri.

Bantuan untuk Kalandra dapat disalurkan melalui:

Bank BRI

Nomor Rekening: 738401012113539

Atas Nama: Mardhiyah Khairani (Ibu Kalandra Muhammad Azis)

Informasi dan konfirmasi bantuan juga dapat menghubungi ayah Kalandra, Azis Wahyudi, melalui nomor WhatsApp 082382368674. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Anggun Fitria
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *