Konsisten Perkuat Kualitas SDM di Kepulauan, SKK Migas-KEI Sabet Penghargaan Pemkab Sumenep
Penyerahan penghargaan Pemkab Sumenep kepada SKK Migas-KEI. (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, SUMENEP – Komitmen SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah kepulauan Sumenep mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Konsistensi tersebut diwujudkan melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang menyasar sektor pendidikan dan kesehatan. Atas keberlanjutan program tersebut, SKK Migas-KEI menerima penghargaan yang diserahkan langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Surabaya.
Dua program yang menjadi perhatian dalam pemberian penghargaan tersebut yakni peningkatan kompetensi Guru Non ASN/Honorer serta pencegahan dan penurunan stunting di wilayah operasi produksi.
Di bidang pendidikan, program pengembangan kompetensi Guru Non ASN/Honorer telah berlangsung selama tiga tahun. Program tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk meningkatkan kemampuan, memperkaya metode pembelajaran, sekaligus memperkuat kapasitas mereka dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.
Menariknya, program tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan. Para guru yang terlibat juga didorong menghasilkan karya berupa modul pembelajaran dan buku fiksi tentang guru.
Karya tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kreativitas dan kemampuan literasi tenaga pendidik, sekaligus menjadi dokumentasi pengalaman serta nilai-nilai yang melekat dalam profesi guru.
Komitmen pengembangan masyarakat juga dilakukan melalui sektor kesehatan. SKK Migas-KEI telah menjalankan program pencegahan dan penurunan stunting selama lima tahun.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan penghargaan tersebut diberikan karena Pemkab Sumenep melihat adanya konsistensi KEI dalam menjalankan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah operasinya.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas peran KEI yang selama ini terus hadir di wilayah operasi. Kami melihat komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan ikut mengambil bagian dalam pencegahan stunting,” ujar Fauzi, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi hal penting agar manfaat yang diberikan perusahaan tidak hanya bersifat sesaat. Karena itu, Pemkab Sumenep berharap kolaborasi dengan KEI dapat terus berjalan dan berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap komitmen KEI ini tetap dijalankan setiap tahunnya. Apa pun kondisinya, Pemkab Sumenep dan KEI akan terus berkolaborasi,” tuturnya.
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, turut mengapresiasi langkah KEI dalam mempertahankan program PPM yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya tenaga pendidik dan kesehatan.
Menurut Anggono, pengembangan kualitas SDM merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan kesinambungan. Karena itu, program yang telah berjalan perlu terus dievaluasi dan dikembangkan agar manfaatnya semakin luas.
“Kami berharap program PPM KEI tetap berdiri tegak dalam memberikan dampak kepada guru Non ASN maupun dalam penanganan stunting. Penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk mempertahankan program sekaligus menghadirkan inovasi yang lebih bermanfaat,” kata Anggono.
Sementara itu, Vice President KEI Iman Santoso menyambut positif apresiasi yang diberikan Pemkab Sumenep. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas program yang telah dijalankan.
Iman menegaskan, KEI akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi, dalam pengembangan kompetensi guru di wilayah kepulauan Sapeken, khususnya Pagerungan Besar dan sekitarnya.
Kolaborasi juga terus dibangun bersama Pemkab Sumenep, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat sebagai penerima manfaat program.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting agar program PPM dapat berjalan secara berkelanjutan dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasi produksi.
“Kami sangat bersyukur mendapatkan apresiasi ini. Harapannya, penghargaan tersebut justru menjadi dorongan agar program kami semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tandasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Wildan Mukhlishah Sy |
| Editor | : Alfiana Putri |
