September 18, 2026

Gelombang Perairan Sumenep Disebut Masih Belum Stabil

0


News
Gelombang Perairan Sumenep Disebut Masih Belum Stabil

Perairan Talango-Sumenep. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, SUMENEP – Kondisi gelombang di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih belum menunjukkan pola yang stabil. Meski angin timuran belum sepenuhnya kembali aktif, perubahan tinggi gelombang tetap berpotensi terjadi sewaktu-waktu.

Kepala Stasiun BMKG Trunojoyo Kelas III, Ari Widjajanto, mengatakan dinamika atmosfer regional masih dapat memengaruhi pola angin yang kemudian berdampak terhadap kondisi gelombang di perairan Sumenep.

Menurutnya, kondisi angin saat ini belum cukup konsisten untuk mendorong peningkatan gelombang secara terus-menerus. Namun, masyarakat tetap perlu mewaspadai kemungkinan perubahan kondisi laut.

“Untuk wilayah perairan mohon diwaspadai, karena potensi peningkatan tinggi gelombang masih kadang-kadang terjadi. Ini perlu menjadi perhatian meskipun angin timuran belum kembali aktif sepenuhnya,” ujar Ari, Selasa (15/9/2026) kemarin.

Ia menjelaskan, perbedaan tekanan udara di wilayah regional serta gangguan atmosfer dapat memengaruhi pembentukan dan kekuatan angin. Perubahan tersebut selanjutnya dapat memicu perubahan tinggi gelombang di laut.

Selain faktor angin, kondisi atmosfer juga dapat dipengaruhi aktivitas gunung api yang menghasilkan material atau partikel ke udara. Dalam kondisi tertentu, hal itu dapat mengganggu pola cuaca dan memunculkan hujan yang bersifat lokal.

Karena itu, nelayan dan masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan Sumenep diminta tidak mengabaikan perkembangan cuaca. Informasi mengenai perubahan angin maupun gelombang perlu diperhatikan sebelum maupun saat melakukan aktivitas di laut.

BMKG memastikan perkembangan kondisi cuaca dan perairan akan terus dipantau untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

Selain itu, masyarakat pesisir juga diimbau memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini BMKG sebelum melaut. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi perairan yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

“Kita akan terus menginformasikan perkembangan yang ada. Harapannya, perbedaan tekanan regional masih bersahabat sehingga angin timuran tidak membentuk gelombang yang terlalu tinggi,” tandasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *