HUT ke-81 TNI, Lanud Muljono Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako
Jefri Hadi
– 20 September 2026 | 12:09 – Dibaca 0 kali
Sambut HUT TNI ke 81, Danlanud Muljono, Kolonel Pnb Wisnu aji Prabowo saat pemberian sembako dan cek layanan kesehatan gratis. (Foto: Yulian/suaraindonesia)
BERITA PLUS, SURABAYA — Lanud Muljono menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian sembako kepada warakawuri serta warga sekitar, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 yang juga diisi dengan kegiatan olahraga dan agenda kemanusiaan.
Danlanud Muljono Kolonel Pnb Wisnu Aji Prabowo mengatakan, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 dilaksanakan dalam beberapa agenda. Salah satunya fun run di kawasan Kota Lama Surabaya yang diikuti sekitar 7.000 peserta.
Setelah kegiatan olahraga, sebagian personel melanjutkan agenda dengan bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis dan pembagian sembako bagi warakawuri serta masyarakat di sekitar Lanud Muljono.
“Hari ini sebenarnya ada beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-81. Tadi pagi kita sudah melaksanakan fun run di Kota Lama yang diikuti hampir sekitar 7.000 orang, disusul pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar Lanud Muljono,” kata Wisnu.
Menurut Wisnu, pemeriksaan kesehatan terutama menyasar warakawuri yang sebagian telah memasuki usia lanjut. Kegiatan pelayanan tersebut juga dibuka bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Lanud Muljono.
Pemeriksaan meliputi mata, kulit, gigi, serta pemeriksaan kesehatan umum. Pelayanan tersebut melibatkan tenaga medis dari Rumah Sakit Lanud Muljono, termasuk dokter spesialis.
“Hari ini terutama pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan mata, kulit, gigi, dan pemeriksaan secara umum kepada warakawuri karena mungkin secara umur sudah lebih senior. Selain itu, kita juga melibatkan warga-warga sekitar,” ujarnya.
Wisnu menjelaskan, sejumlah dokter spesialis turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Kepala Rumah Sakit Lanud Muljono merupakan dokter spesialis mata, sedangkan tenaga medis lainnya memiliki keahlian di bidang gigi, kulit dan kesehatan lainnya.
“Untuk tim medis kita libatkan dari personel rumah sakit. Ada beberapa yang memiliki kemampuan spesialis. Kebetulan kepala rumah sakitnya spesialis mata, kemudian istrinya juga dr. spesialis kulit, serta ada teman-teman yang lain,” katanya.
Rangkaian kegiatan HUT ke-81 masih berlanjut. Lanud Muljono menjadwalkan bazar murah pada Selasa (22/9), kemudian donor darah pada 1 Oktober 2026.
Kegiatan di Lanud Muljono tersebut juga dirangkaikan dengan video conference bersama jajaran TNI di berbagai wilayah yang secara serentak melaksanakan bakti kesehatan.
Dalam vicon tersebut, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI dr. Hadi Juanda menyampaikan bahwa bakti sosial kesehatan merupakan wujud dukungan kesehatan TNI dalam pelaksanaan tugas pokok, khususnya Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di bidang kemanusiaan.
Menurut Hadi, kegiatan tersebut mencakup pengobatan gigi, khitanan massal, operasi katarak, operasi bibir sumbing, donor darah, bantuan hidup dasar (BHD), serta pemeriksaan psikologi.
Sejumlah capaian bahkan melampaui target. Pengobatan gigi, misalnya, dari target 810 peserta telah mencapai 4.342 peserta.
Khitanan massal mencapai 1.533 peserta dari target 810 orang, sedangkan operasi katarak terealisasi 955 peserta dari target 810 orang.
Untuk operasi bibir sumbing, tercatat 108 pasien dari target 81 pasien. Pelayanan juga diperluas ke wilayah yang kekurangan tenaga ahli, termasuk delapan pasien di Natuna.
“Kalau di wilayah Jawa mungkin pasiennya sudah makin sedikit. Kami akan dekatkan pelayanan ke wilayah-wilayah yang memang pasiennya masih banyak,” ujar Hadi.
Sementara itu, untuk kegiatan donor darah, tambahnya ditargetkan melibatkan 81.000 peserta dan hingga kini telah mencapai 30.018 peserta atau sekitar 37,1 persen.
Hadi menambahkan kegiatan tersebut masih berlangsung di sejumlah wilayah hingga 5 Oktober. Untuk BHD, peserta secara tersebar mencapai 76.596 orang, melampaui rekor sebelumnya sekitar 34 ribu peserta.
Adapun pelaksanaan terpusat di Kodam V/Brawijaya dan sejumlah fasilitas kesehatan mencapai 4.047 peserta dari target 3.000 orang, sebutnya.
Pemeriksaan psikologi juga dilakukan secara daring dan luring.
“Hingga malam sebelumnya, pemeriksaan luring diikuti 1.500 peserta, sedangkan secara daring mencapai 10.637 peserta,” tutupnya.
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Jefri Hadi |
| Editor | : Alfiana Putri |
