October 19, 2026

Anggaran Rp 10,6 Miliar, BBPJN Tangani Kerusakan Jalan Nasional Blora-Rembang

0



Team Work
– 19 October 2026 | 14:10 – Dibaca 0 kali

News
Anggaran Rp 10,6 Miliar, BBPJN Tangani Kerusakan Jalan Nasional Blora-Rembang

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–Yogyakarta, melaksanakan pembangunan pembangunan gorong-gorong di Jalan Nasional Blora-Cepu, Kecamatan Jiken Kabupaten Blora. (Foto: Dok. Suara Indonesia)

BERITA PLUS, BLORA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–Yogyakarta mengalokasikan anggaran Rp 10,6 miliar untuk menangani kerusakan jalan nasional di wilayah Kabupaten Blora dan Rembang, Jawa Tengah, melalui sejumlah pekerjaan rehabilitasi jalan, pemeliharaan rutin, hingga perbaikan jembatan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.6 Provinsi Jawa Tengah BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta Agus Setyawan mengatakan anggaran tersebut mencakup rehabilitasi jalan sebesar Rp 7 miliar, penanganan holding Rp 1,5 miliar, pemeliharaan rutin kondisi jalan Rp 1,5 miliar, serta pemeliharaan berkala jembatan Rp 600 juta.

Menurut dia, pekerjaan preservasi tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi jalan nasional, termasuk menangani kerusakan permukaan jalan yang muncul akibat tingginya curah hujan.

Salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah pembangunan gorong-gorong di Jalan Nasional Blora-Cepu, tepatnya di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Pekerjaan yang dimulai pada 14 Oktober 2026 itu meliputi pembangunan satu unit gorong-gorong dengan lebar 1,2 meter, kedalaman 1,5 meter, dan panjang 12 meter.

“Pembangunan gorong-gorong ini untuk mengoptimalkan aliran air di sekitar badan jalan, sehingga dapat mengurangi risiko genangan saat hujan deras,” katanya, Senin (19/10/2026).

Selain pembangunan gorong-gorong, pekerjaan preservasi juga mencakup perbaikan Jalan Ahmad Yani sepanjang sekitar 1,3 kilometer dan Jalan Jenderal Sudirman sepanjang sekitar 0,5 kilometer di Kabupaten Blora.

Sementara di Kabupaten Rembang, penanganan dilakukan pada Jalan Mantingan sepanjang sekitar 1,1 kilometer. Pemeliharaan infrastruktur pendukung juga mencakup Jembatan Sambong di Kabupaten Blora.

Agus mengatakan, penanganan tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan permukaan jalan, tetapi juga infrastruktur pendukung, seperti drainase dan jembatan, agar fungsi jalan nasional tetap terjaga.

“Dengan penanganan tersebut, kondisi jalan nasional di wilayah Blora dan Rembang diharapkan tetap terjaga sehingga dapat mendukung kelancaran dan keselamatan lalu lintas,” ujarnya. (*) 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Team Work
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *