October 16, 2026

Wujudkan Ketahanan Pangan, GP Ansor Turen Sukses Panen Perdana Padi Sukma 

0


News
Wujudkan Ketahanan Pangan, GP Ansor Turen Sukses Panen Perdana Padi Sukma 

Panen raya perdana varietas padi Sukma oleh GP.Ansor Turen, Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, MALANG – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Turen membuktikan bahwa peran pemuda tidak hanya terbatas pada sektor sosial dan keagamaan. Melalui Kebun Percobaan yang berlokasi di Kelurahan Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, para kader hijau ini sukses menggelar panen raya padi varietas Sukma, Sabtu (4/4/2026).

Lahan seluas tiga hektare yang dikelola secara mandiri oleh PAC GP Ansor Turen tersebut mencatatkan angka produktivitas yang fantastis, yakni mencapai 11 ton per hektare. Dengan hasil ini, total gabah yang dipanen diperkirakan menembus angka 33 hingga 35 ton dalam satu masa tanam.

Bupati Malang, M. Sanusi, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif produktif ini. Menurutnya, langkah GP Ansor Turen adalah bukti nyata keterlibatan pemuda dalam memperkuat tulang punggung ekonomi daerah, yakni sektor pertanian.

“Kegiatan ini bukan sekadar memetik hasil bumi, tetapi panen dari kerja keras dan semangat gotong royong yang luar biasa. GP Ansor Turen membuktikan bahwa pemuda mampu berkontribusi nyata di sektor produktif,” ujar Sanusi di sela-sela prosesi panen.

Bupati menegaskan bahwa masa depan pertanian Kabupaten Malang berada di tangan generasi muda yang berani berinovasi. Ia berharap keberhasilan ini menjadi pemantik regenerasi petani di Kabupaten Malang agar lebih modern dan berdaya saing.

“Inovasi dan keterlibatan anak muda seperti ini adalah kunci agar sektor pertanian kita semakin maju. Pemerintah Kabupaten Malang terus berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” tambahnya. 

Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Fatkhurrozi, menjelaskan bahwa seluruh proses pengelolaan lahan dilakukan secara mandiri oleh kader Ansor Turen. Program ini didesain dengan sistem kerja berbasis pemberdayaan, di mana kader terlibat langsung dalam produksi dan mendapatkan upah kerja.

“Lahan riga hektare ini dikelola langsung oleh kader. Ini adalah pengalaman pertama kami menanam padi setelah sebelumnya mencoba komoditas jagung. Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan, rata-rata 11 ton per hektare,” ungkap Fatkhurrozi bangga.

Varietas yang ditanam, padi Sukma, merupakan bibit unggulan asli Kabupaten Malang. Keberhasilan ini menasbihkan PAC GP Ansor Turen sebagai penggerak perubahan yang solutif dan progresif dalam mendukung kemandirian pangan nasional yang dimulai dari tingkat lokal. 

Melalui momentum ini, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat diharapkan terus menguat. Panen raya ini menjadi pesan kuat bahwa kemandirian ekonomi berbasis pertanian bukan sekadar wacana, melainkan realitas yang bisa dicapai melalui kerja nyata dan kolaborasi berkelanjutan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *