Tradisi Tanam Kepala Sapi saat Memetri Bumi di Kuripan Kidul Cilacap: Wujud Syukur Warga
Kepala sapi saat akan diarak pada kegiatan memetri bumi di Desa Kuripan Kidul, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. (Foto: dok. Suara Indonesia)
BERITA PLUS, CILACAP – Tradisi unik menanam kepala sapi dilakukan oleh warga Desa Kuripan Kidul, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah saat kegiatan budaya memetri bumi, Sabtu (9/5/2026).
Adapun tradisi turun temurun ini, diawali penyembelihan hewan sapi terlebih dulu, yang telah dilakukan sebelumnya.
Setelah itu daging dibagikan kepada warga, dan kepala sapi tersebut kemudian diarak bersamaan dengan gunungan hasil bumi menuju Balai Desa setempat.
Sesampainya di lokasi, kepala sapi tersebut ditanam tepat di pintu masuk Balai Desa setelah diarak warga.
“Arak-arakan kepala sapi ini dari rumah saya menuju balai desa berbarengan dengan arak-arakan enam gunungan, diikuti iring-iringan warga masyarakat,” ujar Kepala Desa Kuripan Kidul, Bejo Parmin.
Bejo mengungkapkan, arak-arak dilakukan setelah ruwatan bumi. “Sekitar pukul 16.00 WIB, setelah ruwatan selesai, kepala sapi kita tanam,” katanya.
Ia menambahkan, tujuan menaman kepala sapi tersebut sebagai wujud syukur warga dan permohonan keselamatan. “Intinya kita bersyukur dengan Yang Kuasa atas segala pemberiannya, kita potong sapi dan kambing,” ujar Bejo.
“Setelah dipotong, dagingnya kita bagikan untuk kita makan bersama dengan warga di balai desa dan kepala sapinya kita tanam. Harapannya warga, khususnya di Desa Kuripan Kidul mendapat keberkahan,” pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Alfiana Putri |
