October 16, 2026

Ajang BMX Beruntun di Banyuwangi Bikin Warung hingga Homestay Kebanjiran Tamu

0


News
Ajang BMX Beruntun di Banyuwangi Bikin Warung hingga Homestay Kebanjiran Tamu

Suasana Sirkuit BMX Banyuwangi yang kembali ramai jelang Kejurnas BMX 2026. (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Geliat ekonomi masyarakat di sekitar Sirkuit BMX Banyuwangi dipastikan terus berlanjut. Setelah sukses menjadi lokasi penyelenggaraan Banyuwangi BMX Supercross pada 27-28 Juni 2026, lintasan berstandar Olimpiade itu kembali dipercaya menjadi arena Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX yang dijadwalkan berlangsung pada 4-5 Juli 2026.

Rangkaian dua ajang balap sepeda tersebut membuat aktivitas di kawasan sirkuit tetap ramai. Sejumlah atlet yang sebelumnya mengikuti Banyuwangi BMX Supercross memilih menetap lebih lama di Banyuwangi sambil mempersiapkan diri menghadapi Kejurnas.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF), Jadi Rajagukguk, mengatakan keputusan banyak pembalap untuk tetap tinggal di Banyuwangi membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Banyak pembalap yang mengikuti Supercross, tinggal di Banyuwangi untuk mengikuti Kejurnas. Ini menjadi perputaran ekonomi bagi warga lokal,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk.

Menurut Jadi, Kejurnas BMX juga diperkirakan akan diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran peserta beserta tim pendukung diyakini kembali menggerakkan sektor usaha masyarakat, mulai dari penginapan, kuliner, hingga jasa lainnya.

“Kejurnas juga akan diikuti oleh ratusan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia. Ini juga akan menjadi perputaran ekonomi bagi warga lokal,” tambah Jadi.

Sebelumnya, Banyuwangi BMX Supercross diikuti 343 pembalap dari berbagai provinsi di Indonesia dan sejumlah negara. Kehadiran para atlet bersama ofisial serta keluarga yang mendampingi membuat kebutuhan akomodasi, konsumsi, dan transportasi meningkat selama berlangsungnya kompetisi.

Dampak tersebut dirasakan langsung oleh warga sekitar sirkuit. Salah satunya Yuli (50), pemilik warung makan dan minuman di jalur menuju arena balap. Ia mengaku usahanya mengalami peningkatan pendapatan setiap kali kejuaraan digelar.

“Dulu disini sepi, tapi sejak ada sirkuit jadi ramai, warga disini semuanya bersyukur ada sirkuit karena mereka jadi bisa buka usaha. Apalagi kalau ada lomba seperti sekarang warung saya tambah ramai, omset naik drastis,” ujar Yuli.

Tak hanya mengandalkan warung makan, Yuli juga memanfaatkan tingginya permintaan tempat menginap dengan menyewakan rumah miliknya kepada peserta dari luar daerah. Pada penyelenggaraan kali ini, rumah tersebut disewa selama sepuluh hari oleh salah satu tim peserta.

“Alhamdulillah penghasilannya jadi double kalau ada lomba di sirkuit dari warung dan penyewaan rumah. Harapan saya bisa sering diadakan lomba disini,” ujar Yuli.

Manfaat ekonomi juga dirasakan Tumini, warga yang tinggal di sisi sirkuit. Selain membuka warung, ia menyediakan jasa penyewaan kendaraan dan toilet umum untuk para pengunjung.

“Sirkuit BMX ini sangat menguntungkan. Karena sering ada lomba, kami ikut kecipratan rezeki dengan berjualan makanan, menyewakan kendaraan, dan toilet umum,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Dewi, pedagang makanan musiman di kawasan Sirkuit BMX Banyuwangi. Ia mengatakan aktivitas jualannya sudah dimulai beberapa hari sebelum perlombaan karena banyak atlet datang lebih awal untuk menjalani latihan.

“Senang banget. Setiap ada lomba, kami bisa berjualan. Bisa menambah penghasilan keluarga. Kami inginnya sering-sering ada lomba” ujarnya.

Keberadaan Sirkuit BMX Banyuwangi yang rutin menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional maupun internasional tidak hanya mendukung pembinaan olahraga, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat sekitar melalui meningkatnya aktivitas perdagangan, jasa, dan sektor akomodasi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *