October 16, 2026

Pemkab Lamongan Raih Penghargaan Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove

0



Irqam
– 30 July 2026 | 08:07 – Dibaca 160 kali

News
Pemkab Lamongan Raih Penghargaan Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove ke Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara. (Foto: Diskominfo Lamongan)

BERITA PLUS, LAMONGAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan  menjaga kelestarian ekosistem pesisir kembali mendapat apresiasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Lamongan diganjar Penghargaan Dukungan dan Komitmen sebagai Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove pada Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang digelar di Pantai Panduri, Kabupaten Tuban Rabu (29/7/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara wujud konsistensi Pemkab Lamongan dalam mendorong perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. 

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan, meningkatkan ketahanan kawasan pesisir, serta mendukung pembangunan berwawasan lingkungan.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat upaya perlindungan ekosistem mangrove.

“Mangrove memiliki fungsi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai benteng alami untuk menahan abrasi dan dampak perubahan iklim, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota laut serta penopang kehidupan masyarakat pesisir,” kata Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham.

“Karena itu, pelestarian mangrove harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” sambungnya.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Lamongan, kawasan mangrove di Lamongan memiliki luas mencapai 135,59 hektare yang tersebar di dua kecamatan pesisir, yakni Kecamatan Brondong dan Kecamatan Paciran. 

Dari total tersebut, sekitar 114 hektare atau 85 persen berada di Kecamatan Brondong yang meliputi Desa Labuhan, Lohgung, Sedayulawas, dan Sidomukti. Sementara 21,59 hektare atau 15 persen berada di Kecamatan Paciran yang tersebar di Desa Tlogosadang, Sidokelar, Kranji, Tunggul, dan Kandangsemangkon.

Melalui penghargaan ini, Pemkab Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengelolaan ekosistem mangrove sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Irqam
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *