DPR RI Lisda Apresiasi Transformasi Tata Kelola Haji, Siap Kawal Pelayanan Jemaah 2027
Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni. (Foto: Anggun/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, PADANG – Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai pembenahan dan transformasi tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang kini dikelola Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M, Persiapan Haji 2027, serta Penyerahan Penghargaan di Asrama Haji Padang, Jumat (31/7/2026).
Lisda menilai perubahan sistem manajemen ini menjadi langkah penting untuk mewujudkan pelayanan yang semakin profesional, akuntabel, modern, dan benar-benar berpusat pada kebutuhan jemaah.
“Kami dari Komisi VIII DPR RI mengapresiasi setinggi-tingginya Kementerian Haji dan Umrah yang terus bertransformasi agar penyelenggaraan haji semakin baik, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan rapat evaluasi ini bukan sekadar menilai kinerja tahun lalu, melainkan momen berharga untuk memperkuat sinergi antar pihak.
“Mari jadikan pengalaman sebagai pelajaran, sehingga penyelenggaraan haji 2027 nanti semakin aman, nyaman, tertib, dan membanggakan,” ajaknya.
Dalam kesempatan itu, Kemenhaj juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah dan mitra kerja sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan inovasi dalam menyukseskan haji tahun ini.
Lisda menyebut keberhasilan ini adalah buah kerja sama lintas sektor, bukan hasil kerja satu pihak saja.
Anggota DPR daerah pemilihan Sumatera Barat ini menegaskan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara ketat namun konstruktif.
“Kami mungkin terlihat banyak bertanya dan mengkritik, namun itu semata-mata demi pelayanan yang lebih baik, lebih transparan, dan penuh integritas bagi jemaah,” tegasnya.
Lisda juga mengingatkan pentingnya memperkaya materi pembinaan manasik, terutama terkait kemampuan menggunakan perangkat digital.
“Jangan remehkan hal sederhana seperti cara mengisi daya gawai atau menggunakan aplikasi pendukung layanan haji. Kemampuan ini akan sangat membantu jemaah saat berada di Tanah Suci,” tambahnya.
Ia berharap seluruh temuan dan masukan dari evaluasi tahun ini menjadi bekal berharga untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji 2027 yang lebih berkualitas, sehingga setiap jemaah dapat beribadah dengan tenang, khusyuk, dan penuh kebahagiaan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Anggun Fitria |
| Editor | : Alfiana Putri |
