October 16, 2026

Ketua Satgas Kampar Sebut SPPG Suspend Buntut Siswa Diduga Keracunan MBG

0


News
Ketua Satgas Kampar Sebut SPPG Suspend Buntut Siswa Diduga Keracunan MBG

Ketua Satgas Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kampar yang juga Wakil Bupati Kampar, Hj. Misharti. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, KAMPAR – Ketua Satgas Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kampar, yang juga Wakil Bupati Kampar, Hj. Misharti, turun langsung meninjau penanganan siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan program MBG di SMK Negeri 1 Tapung Hulu, Rabu (19/8/2026).

Misharti mengatakan, tim Satgas MBG bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan.

Adapun peninjauan juga dilakukan ke sejumlah fasilitas kesehatan yang menangani siswa serta dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Dari Satgas itu sudah mengambil sampel. Saya juga membawa BPOM dan Kepala Dinas Kesehatan. Kami meninjau korban di Puskesmas Tapung, kemudian meninjau ke Puskesmas Suram dan juga yang ada di Tandun. Kami juga melihat SPPG-nya, dapur SPPG-nya,” ujar Misharti.

Menurut dia, pemerintah Kabupaten Kampar menyesalkan kejadian tersebut. Namun, prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh siswa yang mengalami gangguan kesehatan mendapatkan penanganan medis.

“Kami dari pemerintah tentu sangat menyesalkan kejadian ini terjadi. Tetapi kami harus yakinkan bahwa anak-anak kita yang sakit terkait dengan makanan ini dapat terlayani kesehatannya dengan baik di pelayanan medis kita. Makanya saya langsung turun supaya bisa ditangani lebih baik,” tuturnya.

Misharti menyebut ada sekitar 45 orang sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit dan telah diperbolehkan pulang. Saat peninjauan dilakukan, sekitar 40 orang kembali datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dengan kondisi tersebut, jumlah siswa yang terdampak diperkirakan mencapai lebih dari 80 orang. Namun, Misharti mengatakan angka tersebut masih bersifat sementara karena pendataan masih dilakukan.

“Diperkirakan seperti itu, tapi kalau detailnya saya belum tahu karena kita tidak tahu berapa lagi yang mungkin akan mengalami keluhan. Yang pertama, saya harus yakin bahwa mereka mendapatkan pelayanan dari Puskesmas karena mereka itu adalah anak bangsa kita,” katanya.

SPPG Diminta Disuspend

Selain memastikan penanganan siswa, Misharti mengatakan Satgas bersama instansi terkait telah melakukan pengecekan terhadap SPPG yang menyediakan makanan MBG.

Ia menegaskan SPPG tersebut harus menghentikan sementara operasionalnya sampai ada hasil pemeriksaan dan keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“SPPG itu harus di-suspend. Betul, di-suspend, diberhentikan dulu sampai hasil BGN menentukan,” kata Misharti.

Menurut dia, kewenangan terkait status SPPG berada di BGN. Pemerintah daerah, kata Misharti, berkewajiban memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar operasional prosedur.

“Pak Presiden menginginkan agar SPPG ini betul-betul melaksanakan kegiatan sesuai dengan standar operasional prosedurnya, SOP-nya,” tukasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Yudha Pratama
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *