Sapi Langka dari Supplier, Paguyuban Jagal Bojonegoro Umumkan Libur Massal
Paguyuban jagal sapi se-Kabupaten Bojonegoro resmi mengumumkan penutupan total penjualan daging sapi, dimulai hari ini, Kamis (20/08/2026). (Foto: Aji/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, BOJONEGORO – Kelangkaan pasokan sapi potong memicu gejolak di sektor perdagangan daging wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Paguyuban jagal sapi se-Kabupaten secara resmi umumkan penutupan total penjualan daging sapi yang dimulai hari ini, Kamis (20/8/2026), yang akan akan berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Langkah drastis ini terpaksa diambil akibat menipisnya stok pasokan sapi hidup di tingkat peternak maupun penyuplai. Ketua Paguyuban Jagal Sapi Agus Sutiyono, mengonfirmasi bahwa kendala utama berada di rantai pasokan bahan baku.
“Kondisinya saat ini sapi sangat langka dari pihak supplier, rata-rata para supplier sendiri merasa belum sanggup menyediakan stok karena memang barangnya (sapi) sedang sulit didapat,” ujarnya.
Meskipun pengumuman libur massal telah disebarkan ke seluruh pedagang jagal, pihak paguyuban memberikan catatan penting mengenai operasional anggotanya.
“Teman-teman jagal sebenarnya akan terus beroperasi dengan catatan selama supplier masih bisa memasok sapi potong,” ungkap Agus.
“Mogok total ini murni terjadi karena ketiadaan pasokan fisik sapi potong di pasaran, bukan karena faktor lainya,” tandasnya.
Untuk diketahui, alur logistik daging sangat bergantung pada sirkulasi lokal. Mayoritas supplier sapi hidup yang selama ini menjadi mitra jagal berasal dari wilayah lokal Bojonegoro.
Dampak dari kelangkaan pasokan lokal ini otomatis memukul bisnis jagal di daerah tersebut.
Saat ini, tercatat ada kurang lebih 35 jagal sapi yang tergabung didalam wadah Paguyuban Jagal Sapi se-Kabupaten Bojonegoro.
Melalui surat edaran resmi yang dirilis, paguyuban memohon pengertian serta kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pelanggan setia daging sapi dan pedagang kuliner turunan seperti bakso, atas ketidaknyamanan situasi darurat. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Aji Susanto |
| Editor | : |
