October 16, 2026

Warga Huntara Situkung Banjarnegara Terharu, Masjid Yudhoyono Mulai Dibangun

0


Pelayanan Publik
Warga Huntara Situkung Banjarnegara Terharu, Masjid Yudhoyono Mulai Dibangun

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana bersama punggawa Partai Demokrat Banjarnegara berfoto bersama usai peletakan batu pertama pembangunan Masjid Yudhoyono di Huntara Situkung, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Iwan Setiawan/ Suara Indonesia)

BERITA PLUS BANJARNEGARA – Harapan warga korban tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, untuk memiliki tempat ibadah yang lebih dekat akhirnya terwujud.

Masjid Yudhoyono mulai dibangun di kawasan hunian sementara atau huntara pada Sabtu (22/8/2026). Pembangunan ini disambut antusias warga yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk beribadah ke masjid terdekat.

Salah satu warga, Riswo, mengatakan jarak menuju masjid terdekat mencapai sekitar satu kilometer jika melalui jalur perkebunan. Sementara melalui jalan umum, warga harus menempuh jarak sekitar dua kilometer.

Kondisi tersebut menjadi kendala, terutama bagi warga lanjut usia dan saat musim hujan.

“Pembangunan masjid ini sangat penting dan sudah dinantikan warga. Nantinya jarak ke masjid menjadi lebih dekat, sehingga warga semakin mudah melaksanakan ibadah, termasuk salat berjamaah,” ujar Riswo.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, mengatakan pembangunan Masjid Yudhoyono mendapat dukungan dana dari Yudhoyono Foundation sebesar Rp1 miliar.

Semula, bantuan tersebut direncanakan untuk pembangunan unit huntara. Namun karena seluruh bangunan huntara telah disediakan secara gratis melalui dukungan Presiden Prabowo Subianto, dana tersebut kemudian dialihkan untuk pembangunan fasilitas umum berupa tempat ibadah.

“Atas restu Pak SBY, dana yang awalnya disiapkan untuk pembuatan huntara dialihkan untuk pembangunan sarana ibadah berupa masjid. Maksimal akan selesai dalam waktu enam bulan,” jelas Amalia saat peletakan batu pertama.

Sekretaris Jenderal DPC Partai Demokrat Banjarnegara, Slamet berharap pembangunan Masjid Yudhoyono juga melibatkan warga huntara sebagai tenaga lokal.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap masjid yang nantinya juga menjadi bagian penting dari kehidupan warga di kawasan huntara.

“Harapannya ketika masjid ini dibangun bisa memakai tenaga lokal yang ada di huntara. Ketika masyarakat dilibatkan dalam pembangunan fasilitas umum, mereka akan merasa memiliki, sehingga nantinya ikut merawat dan memanfaatkan masjid tersebut,” kata Slamet.

Slamet menilai keberadaan masjid sangat dibutuhkan warga. Terlebih saat Ramadan sebelumnya, warga masih mengalami kesulitan untuk melaksanakan ibadah tarawih karena belum adanya tempat ibadah yang dekat.

“Memang di huntara ini masjid sangat dibutuhkan masyarakat. Ramadan kemarin, untuk salat tarawih saja mengalami kendala. Karena itu kami peduli dan kebetulan Pak SBY membantu melalui Yudhoyono Foundation. Harapannya Ramadan ke depan masjid ini sudah bisa digunakan masyarakat,” ujarnya.

Selain pembangunan masjid, Kementerian Agama juga turut memberikan dukungan berupa sarana Taman Pendidikan Al-Qur’an atau TPQ multifungsi yang dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan sekaligus aktivitas warga. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Iwan Setiawan
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *