Delapan ABK Tugboat MT20-1301 Ditemukan Kondisi Selamat Usai Evakuasi di Perairan Bawean
Jefri Hadi
– 16 September 2026 | 06:09 – Dibaca 0 kali
Tim evakuasi SAR gabungan temukan kondisi selamat atas delapan ABK Tugboat MT20 sempat dikabarkan hilang kontak. (Foto: Dok. humas SAR/suaraindoneaia)
BERITA PLUS, SURABAYA – Delapan anak buah kapal (ABK) Tugboat MT20-1301 selamat setelah dievakuasi dari perairan barat Pulau Bawean, Gresik, Rabu (16/9/2026).
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. mengatakan, saat informasi diterima, KN SAR 249 Permadi berada sekitar 16 mil laut dari posisi pergerakan SPOB BRM400 yang membawa delapan ABK menuju Semarang.
Nanang menjelaskan, Kantor SAR Surabaya tidak mengerahkan KN SAR 249 Permadi untuk melakukan intercept karena delapan ABK sudah berada di kapal SPOB BRM400.
“Kami berkoordinasi dengan Kantor SAR Semarang untuk memastikan kapal SPOB BRM400 yang membawa delapan ABK tiba di Semarang dengan selamat,” kata Nanang.
Nanang juga menyebut dari kedelapan ABK itu sebelumnya menyelamatkan diri ke tongkang yang ditarik TB MT20-1301 setelah kapal yang mereka awaki tenggelam.
“Kedelapan ABK kemudian dievakuasi kapal SPOB BRM400 yang melintas di sekitar lokasi. Informasi evakuasi diterima Kantor SAR Kelas A Surabaya melalui radio marine pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB,” ulasnya.
Selama pelayaran, diketahui pergerakan SPOB BRM400 dipantau Kantor SAR Kelas A Surabaya, Kantor SAR Kelas A Semarang, dan unsur maritim di sepanjang perairan utara Jawa Timur hingga Jawa Tengah.
Sekitar pukul 16.30 WIB, RIB 01 Kantor SAR Semarang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju SPOB BRM400 yang berada sekitar tiga mil laut dari pelabuhan.
Selain itu, disebut juga tim yang dipimpin Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Semarang tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan awak kapal dan mendata delapan ABK TB MT20-1301. Hasil pemeriksaan memastikan seluruh ABK dalam kondisi selamat dan aman.
Adapun rinci nama kedelapan ABK tersebut yakni Laode Hartoni (31), nakhoda; Agus Sukris D. (53); Angga Sukmanegara (38); Muhamad Irfan (30); Arsuki (25); Lulus Faesal P. (24); Iis Agus S. (25); dan Satriadi (24).
“Setelah seluruh ABK dipastikan aman, SPOB BRM400 melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Emas dan tiba di Dermaga Nusantara sekitar pukul 17.45 WIB,” terangnya.
Nanang melanjutkan, sekira pukul 18.00 WIB, kedelapan ABK dibawa ke Kantor KSOP Utama Tanjung Emas untuk menjalani proses lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Evakuasi disebut melibatkan Kantor SAR Surabaya dan Semarang, Ditpolairud Polda Jatim dan Polda Jateng, Satpolairud Gresik, UPP Bawean, SROP Bawean.
Kemudian turut juga berkordinasi dari SROP Semarang, SROP Rembang, Disnav Semarang, KSOP Utama Tanjung Emas, PT Pelindo Semarang, agen kapal, serta Karantina Kesehatan Semarang. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Jefri Hadi |
| Editor | : Alfiana Putri |
