Dari Laut Sinjai ke Jakarta, 13 Ton Tuna Jadi Harapan Baru Nelayan
Irman
– 25 September 2026 | 19:09 – Dibaca 0 kali
Pelepasan hasil nelayan Sinjai oleh menteri perikanan. (Foto: Irman/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, SINJAI – Sebanyak 13 ton ikan tuna hasil tangkapan nelayan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dikirim ke Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Pengiriman tersebut dilepas langsung Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dari kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur.
Bagi nelayan, ikan-ikan tersebut bukan sekadar hasil tangkapan. Di balik setiap ekor tuna, ada perjalanan panjang melaut, menghadapi gelombang, cuaca, serta mengumpulkan hasil tangkapan demi menghidupi keluarga.
Kini, hasil jerih payah itu menempuh perjalanan lebih jauh. Dari pesisir Sinjai menuju Jakarta, 13 ton tuna tersebut menjadi bagian dari rantai pasok hasil perikanan dari daerah ke pasar yang lebih luas.
Prosesi pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera yang dimulai oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono. Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono ke Kabupaten Sinjai. Turut hadir mendampingi dalam pelepasan tersebut Bupati Sinjai Ratnawati Arif.
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, tuna yang dikirim ke Jakarta merupakan hasil tangkapan nelayan Sinjai.
“Pengiriman hasil tangkapan ini menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat rantai pasok dan pemasaran hasil perikanan dari daerah,” kata Sakti.
Pengiriman 13 ton tuna tersebut menjadi gambaran bahwa hasil laut Sinjai memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Namun, bagi masyarakat pesisir, harapan terbesar bukan hanya ikan mereka bisa dikirim jauh, melainkan bagaimana rantai perdagangan tersebut mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi nelayan yang menjadi ujung tombak produksi.
Bagi nelayan, semakin luas pasar berarti semakin besar pula harapan agar hasil tangkapan memiliki nilai jual yang layak dan mampu menopang kehidupan keluarga mereka.
Sementara itu, Bupati Sinjai Ratnawati Arif menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kabupaten Sinjai.
Ratnawati mengapresiasi kunjungan kedua menteri tersebut, khususnya ke kawasan KNMP Tongke-Tongke.
“Selamat datang di Kabupaten Sinjai. Kami tentu menyambut baik kunjungan Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan serta Bapak Menteri Koperasi ke Kampung Nelayan Merah Putih Sinjai,” ujar Ratnawati.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Sinjai, terutama dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan serta pemberdayaan masyarakat nelayan.
“Kehadiran dua menteri di KNMP Tongke-Tongke menjadi bagian dari penguatan sinergi kementerian dan lembaga dalam mendukung pengelolaan kawasan nelayan,” katanya.
Ratnawati berharap pengembangan KNMP tidak berhenti pada pembangunan kawasan semata, namun benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat pesisir.
“Semoga pengembangan KNMP dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir,” tutupnya.
Sementara di pesisir Sinjai, para nelayan kembali menatap laut. Sebab bagi mereka, laut bukan hanya tempat mencari ikan, tetapi tempat menggantungkan kehidupan dan masa depan keluarga. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Irman |
| Editor | : Alfiana Putri |
