Prediksi Awal Musim Hujan di Cilacap, Simak selengkapnya
Ilustrasi musim hujan. (Foto: dok. pexels.com)
BERITA PLUS, CILACAP – Awal musim penghujan di Cilacap, Jawa Tengah diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi pada November Dasarian II hingga Desember Dasarian I.
“Musim transisi atau peralihan diperkirakan terjadi antara pertengahan Oktober hingga November 2026,” kata Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo, Minggu (4/10/2026).
Dalam masa peralihan musim itu, dimungkinkan akan terjadi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang.
Tak hanya itu, potensi angin puting beliung juga diprediksi terjadi, yang berdampak terhadap bencana Hidrometeorologi.
“Kodisi tanah yang tadinya cukup kering akibat kemarau di dataran tinggi, akan bisa berbahaya apabila terkena hujan, bisa berakibat terjadinya tanah longsor,” ungkap Teguh.
Kondisi tersebut perlu diwaspadai oleh masyarakat. “Cuaca buruk berpotensi terjadi pada musim transisi atau peralihan, sehingga hal ini perlu diwaspadai oleh masyarakat,” ujar Teguh.
Sementara itu, untuk durasi musim penghujan sendiri diprediksi antara 12-17 dasarian atau lebih pendek dari normalnya antara tiga hingga lebih dari tiga dasarian.
“Bila dilihat dari normalnya awal musim penghujan, untuk tahun ini mengalami kemunduran antara 2 hingga lebih dari 3 Dasarian atau antara mundur 20-30 hari,” terang Teguh.
Sedangkan sifat musim penghujan masih normal, terkecuali di wilayah Cilacap bagian timur diprediksi di bawah normal. “Umumnya normal ya, kecuali di wilayah Cilacap bagian timur di bawah normal,” jelas Teguh.
Adapun puncak musim penghujan diprediksi terjadi di bulan Januari dan Februari 2027. “Untuk wilayah Cilacap bagian Timur, Tenggara dan pesisir Tenggara, puncak musim hujan terjadi pada bulan Januari 2026,” beberapa Teguh.
Sedangkan wilayah Cilacap bagian Selatan, Tengah, Timur Laut dan Barat Laut puncaknya terjadi pada bulan Februari 2027. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Alfiana Putri |
