October 16, 2026

Kado Hari Jadi ke-120 Tahun, Keretakan Kursi Pemimpin Kota Blitar Diumbar ke Publik

0


News
Kado Hari Jadi ke-120 Tahun, Keretakan Kursi Pemimpin Kota Blitar Diumbar ke Publik

Momen saat Mas Ibin dan Mba Elim bersama saat pelaksanaan pilkada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, BLITAR – Momen peringatan Hari Jadi Kota Blitar ke-120 tahun mendapat kado istimewa, keretakan kursi antara Wali Kota dengan Wakilnya diumbar ke publik secara terang-terangan.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin (Mas Ibin) menyampaikan, sesuai dengan informasi, ketidakhadiran Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba (Mba Elim), saat HUT karena masih berada di luar kota. Namun, pihaknya juga menegaskan tidak ada konfirmasi secara pribadi dan juga sudah lama sekali tak ada komunikasi lewat pesan singkat seluler.

Salah satu Pemuda Kota Blitar, Eka menyatakan bahwa, jika permasalahan ini terus dibiarkan berlarut-larut maka ritme pembangunan Bumi Bung Karno tidak akan maksimal. Karena, terdapat komunikasi dua arah dan pastinya juga akan berdampak negatif terhadap arus bawah.

“Kami prihatin momen peringatan HUT Kota Blitar jadi bahan gibah di kalangan warga, bukannya prestasi yang dipamerkan justru memperlihatkan hubungan antara Wali Kota dengan Wakilnya sedang tidak baik,” ujarnya.

Ia menilai ketidakhadiran Wakil Wali Kota Mba Elim pada peringatan HUT Kota Blitar menjadi simbol pecah kongsi di kursi penguasa. Harusnya, momen ini bisa dijadikan bahan intropeksi bagi semua kalangan untuk saling berbenah menuju yang lebih baik.

“Kami sebagai warga, hanya berharap agar Wali Kota dan Wakilnya bisa duduk bersama mencari jalan keluar yang terbaik demi mewujudkan Kota Blitar SAE bukan AWON. Seorang pemimpin harus bisa menyelesaikan segala masalah dengan bijak, jangan kasih contoh yang tidak baik bagi generasi muda,” imbuhnya.

Sebagai informasi, usai pelantikan di istana negara, memang hubungan Mas Ibin dan Mba Elim terlihat tidak kompak seperti janji manis saat kampanye. Disamping itu, saat ada agenda di Pemerintah Kota juga tak terlihat ada dua pemimpin satu meja. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Arik Susanto
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *