October 16, 2026

International Geopark Symposium, Banyuwangi Siap Sambut Dunia

0


News
International Geopark Symposium, Banyuwangi Siap Sambut Dunia

Banyuwangi jadi tuan rumah International Geopark Symposium. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Banyuwangi siap menyambut dunia melalui International Geopark Symposium yang digelar di Kampus Poliwangi, Senin (1/7/2024).

Simposium ini merupakan bagian dari rangkaian acara global, The 5th Geotourism Festival & International Conference 2024, yang akan diselenggarakan di Sydney, Australia pada 18-19 Juli mendatang.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan kebanggaannya bahwa Banyuwangi mendapat kesempatan untuk mempresentasikan Geopark Ijen pada puncak acara di Sydney pertengahan Juli mendatang.

“Ini merupakan kehormatan bagi Banyuwangi untuk menunjukkan bagaimana transformasi Geopark Ijen menjadi Unesco Global Geopark (UGG) dan keterlibatan semua pihak dalam program Geopark ini,” ujarnya.

Dalam simposium tersebut, Ipuk juga akan memaparkan komitmen pemerintah Banyuwangi dalam mempertahankan geosite-geosite yang ada. Komitmen ini diharapkan berdampak positif pada masyarakat, baik dari segi pelibatan masyarakat maupun pembangunan di Banyuwangi.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, menambahkan bahwa setiap Geopark memiliki keunikan geologi khusus yang akan diekspos lebih jauh dalam kegiatan ini. 

“Potensi-potensi ini tidak hanya terkait dengan Gunung Ijen, tetapi juga bagaimana geologi khusus ini mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar,” jelasnya.

General Manager Geopark Ijen, Abdillah Baraas, menyoroti keunikan Kaldera Ijen yang berbeda dengan kaldera gunung lainnya. 

“Kaldera Ijen terbentuk karena reaksi antara batu gamping dan magma yang menghasilkan CO2 tinggi, menciptakan ledakan eksplosif yang membentuk kaldera terbesar di pulau Jawa,” paparnya.

Selain itu, Banyuwangi juga menawarkan keunikan lain seperti lava bantal yang dapat dilihat di permukaan tanpa menyelam, serta batuan yang merekam gempa dengan magnitudo 9 di Teluk Grajagan.

International Geopark Symposium ini menjadi ajang penting bagi Banyuwangi untuk mempromosikan kekayaan geologinya kepada dunia, sekaligus mengundang peneliti internasional untuk mengkaji lebih dalam potensi dan keunikan Geopark Ijen. 

Dengan partisipasi aktif dalam forum internasional ini, Banyuwangi berharap dapat meningkatkan pengakuan global terhadap Geopark Ijen dan dampak positifnya bagi masyarakat setempat. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *