October 16, 2026

Eskalasi Konflik Timur Tengah: Legislator Malang Desak Pemerintah Pastikan Keselamatan Jemaah Umrah

0


News
Eskalasi Konflik Timur Tengah: Legislator Malang Desak Pemerintah Pastikan Keselamatan Jemaah Umrah

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok (berkacamata). (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, MALANG – Ketegangan geopolitik yang kian memanas di Timur Tengah, melibatkan Amerika Serikat dan Iran, mulai berdampak langsung pada sektor pelayanan ibadah umrah di tanah air.

Penutupan sejumlah jalur penerbangan (airspace) menuju dan dari kawasan Masjidil Haram telah memicu keresahan luar biasa di kalangan ribuan jamaah umrah asal Indonesia yang saat ini berada di tanah suci.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran serius mengenai potensi jamaah yang terlantar akibat pembatalan atau pengalihan rute penerbangan.

Menanggapi kondisi darurat ini, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, mendesak pemerintah pusat untuk mengambil langkah taktis melalui kantor perwakilan diplomatik di Arab Saudi maupun negara-negara transit di wilayah Timur Tengah.

“Kami meminta pemerintah melalui kedutaan besar dan konsulat di wilayah terdampak untuk menjalankan tugas perlindungan warga negara dengan maksimal. Sangat krusial untuk memastikan bahwa seluruh WNI, khususnya jemaah umrah, dalam keadaan selamat, terpantau, dan mendapatkan kepastian kepulangan,” ujar Zulham, Kamis (5/3/2026).

Lebih lanjut, tokoh pemuda Kabupaten Malang ini juga mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malang untuk proaktif dalam memitigasi dampak konflik ini terhadap warga lokal. Ia menekankan pentingnya koordinasi cepat antara pemerintah daerah dengan pihak Imigrasi untuk melakukan pendataan menyeluruh.

“Pemda harus segera berkoordinasi dengan Imigrasi untuk memvalidasi data warga Kabupaten Malang yang saat ini sedang menjalankan ibadah umrah. Langkah ini penting agar kita bisa memantau kondisi mereka secara real-time dan memberikan ketenangan bagi keluarga yang menunggu di rumah,” tegasnya.

Diketahui banyak jamaah umrah yang tertahan di Tanah Suci Mekkah, salah satunya yaitu Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam Pagelaran Malang, yaitu KH.Thoriq bin Ziyad yang dikenal sebagai tokoh pelopor Hari Santri Nusantara.

Hingga saat ini, para penyelenggara perjalanan umrah masih terus memantau perkembangan pembukaan ruang udara internasional, sembari berharap ada solusi diplomatik guna menjamin keselamatan jalur penerbangan sipil di kawasan konflik tersebut. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *