Percepat Penerbitan SLHS, Badan Gizi Nasional Gelar Bimtek Penjamah Makanan di Brebes
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, saat membuka secara daring Bimtek Penjamah Makanan, Sabtu (07/03/2026). (Foto: Wiwit Kuncoro/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, BREBES – Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Makanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) serentak di delapan wilayah Kantor Koordinasi Program Pemenuhan Gizi (KPPG). Salah satunya di Convention Hall, Hotel Gren Dian, Brebes, yang diikuti ratusan penjamah makanan , Sabtu (07/03/2026).
Bimtek dibuka secara daring oleh Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Sony mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas penjamah makanan dalam menerapkan standar higiene dan sanitasi pangan, serta memastikan dapur SPPG memenuhi syarat untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Pelatihan ini sangat strategis sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi nasional,” kata Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya.
Sony mencontohkan pentingnya peran penerima baham makanan di SPPG. Penerima bahan pangan harus memiliki pengetahuan standar kualitas bahan pangan, agar makanan yang diterima oleh penerima manfaat benar-benar laik dikonsumsi dan memenuhi standar gizi.
“Petugas penerima bahan panga itu termasum penjamah yang memiliki peran strategis. Ia harus memilki pengetahuan standar bahan makanan yang bagus, laik konsumsi dan memenuhi standar gizi,” ucap Sony.
Sony mengungkapkan, BGN telah memeriksa 25.061 SPPG dan beberapa di antaranya tidak memenuhi persyaratan sehingga langsung diberikan surat peringatan atau dihentikan operasionalnya. “Kami cek mulai dari sirkulasi udara, suhu ruangan, hingga instalasi pengolahan air limbah. Jika tidak layak, langsung dihentikan,” tegas Sony.
Bimtek menekankan enam prinsip utama: higiene sanitasi makanan, higiene perorangan, sanitasi tempat dan bangunan, sanitasi peralatan, serta standar mutu pangan.
“Dengan penerapan prinsip ini, Program MBG dapat berjalan dengan mutu yang lebih baik dan berdampak positif bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Wiwit Kuncoro |
| Editor | : Mahrus Sholih |
